Selasa, Mei 21, 2024
BerandaDenpasarTekan Inflasi, BI Dorong Kota Denpasar Gencarkan Operasi Pasar

Tekan Inflasi, BI Dorong Kota Denpasar Gencarkan Operasi Pasar

DENPASAR, balipuspanews.com-
Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho mendorong Pemerintah Kota Denpasar untuk menekan laju inflasi dengan menggencarkan operasi pasar.

Pernyataan tersebut disampaikan Trisno Nugroho saat memberikan sambutan dalam HUT ke-28 Perumda Sewakadarma di halaman Pasar Badung, Senin (1/8/2022) serta launching sistem pembayaran dengan QRIS di 16 Pasar dibawah naungan Perumda Sewakdarma.

“Kami apresiasi Pemkot Denpasar sebagai daerah pertama penerapan sistem pembayaran digital di seluruh pasar, ini akan menjadi contoh di daerah lain. Selain juga menunjang Denpasar menjadi Kota Smart City, kemudian diharapkan bisa dicontoh kabupaten lain di Bali bahkan Indonesia,” ungkapnya.

Trisno Nugroho juga mengapresiasi
keseriusan Pemkot Denpasar yang selama ini mampu menjadi 50 persen pengguna QRIS di Bali yaitu masyarakat maupun UMKM di Denpasar dari jumlah 480 ribu pengguna di seluruh Bali.

“Kota Denpasar nomor satu, selanjutnya Badung berada posisi 30 persen dan Gianyar baru 10 persen. Ini kelebihan kota Denpasar,” tambah Trisno.

Trisno Nugroho mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Bali pada dua tahun terakhir mengalami negatif. Namun saat ini baru tumbuh baru 1,46 persen.

BACA :  Tingkatkan Etos Kerja, Bupati Karangasem Ajak Kepala OPD Touring Cek Infrastruktur

Pada kuartal II diharapkan mampu tumbuh positif hingga 2 hingga 3 persen. Pertumbuhan ekonomi Bali agar didorong lebih cepat, karena Bali masih berada pada posisi 32 dari 34 provinsi di kuartal ke I.

Pada tahun 2022 ini tekanan inflasi di Bali melebihi dari inflasi nasional.
Beberapa penyumbang inflasi tertinggi adalah komuditas sehari- hari berupa aneka cabe, bawang merah, ayam ras dan tomat.

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan pengendalian inflasi di Bali sekaligus perluasan penggunaan QRIS di masyarakat BI menyiapkan 3000 paket cabai dan bawang merah dengan harga Rp 5000 dengan melakukan sistem pembayaran digital di 10 pasar dibawah Perumda Sewakadarma.

“Langkah pemkot membentuk sistem belanja online Sewaka Mart sangat bagus. Layanan online kebutuhan sehari-hari ini sebagai bentuk digitalisasi cara berbelanja dan sistem pembayarannya,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut Wali kota Denpasar, IGN Jaya Negara juga melakukan secara langsung pembayaran melalui QRIS sekaligus melakukan launching e-parkir.

BI memberi apresiasi atas langkah Pemkot Denpasar terus melakukan perluasan sistem digitalisasi di berbagai pasar maupun pusat perbelanjaan guna mempercepat pemulihan perekonomian Bali.

BACA :  Bonus Demografi Indonesia Terancam Pengangguran, Sultan Minta Pemerintah Intensif Kembangkan Program Pelatihan Kerja Digital

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular