Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Buleleng kian gencar melaksanakan sosialisasi. Salah satunya, sosialisasi menyasar para pedagang yang berjualan di pasar tradisional Buleleng, pada Selasa (12/6).

 

BNNK menyebar brosur yang berisi informasi seputar narkoba kepada para pedagang serta pembeli di pasar Buleleng sambil memberikan penjelasan secara singkat dampak penyalahgunaan narkoba.

 

Dalam brosur berwarna biru kuning tersebut dipaparkan secara gamblang dampak penyalahgunaan narkoba sehingga mengakibatkan kecanduan. Tak ketinggalan pula disisipi cara pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari dalam keluarga.

 

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK, Sairul Huda menjelaskan, sosialisasi memang menyasar di segala lini. Artinya tidak hanya menyasar pelajar saja. Melainkan masyarakat secara umum. Sebab, penyalahgunaan narkoba muncul dari berbagai kalangan.

 

“Kenapa menyasar pedagang di pasar? Dengan harapan mereka meneruskan informasi kepada keluarganya, entah itu suami, istri dana anak-anak mereka” jelasnya.

 

Selain membagikan brosur kepada pedagang dan pembeli, Sairul menyebut upaya sosialisasi juga dilakukan dengan cara ceramah. Hanya saja, tempat yang disasar biasanya berbagai instansi baik formal maupun pecalang.

 

“BNNK itu lembaga independen. Kemanapun kami boleh masuk ke segala lini. Ya, baik itu TNI-Polri, pegawai pemerintahan, BUMD, pelajar, pecalang maupun kelian adat, desa pakraman. Kita datangi semua, tanpa ada batas untuk memberikan pencegahan,” jelasnya.

 

Menurutnya, di bawah kendali Kepala BNNK Buleleng, AKBP I Gede Astawa,SH.MH, sosialisasi terhadap pencegahan narkoba kian gencar dilakukan. Sehingga dampak dari penyalahgunaan narkoba bisa ditekan.

 

“Sesuai perintah dari Kepala BNNK Buleleng sosialisasi terus kami galakkan. Tentu dilakukan secara berkesinambungan,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...