Rabu, April 17, 2024
BerandaBangliTekan Penyebaran Rabies, Pemkab Bangli Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Bali Animale Welfare

Tekan Penyebaran Rabies, Pemkab Bangli Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Bali Animale Welfare

BANGLI, balipuspanews.com – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Bangli dengan Yayasan Bali Animale Welfare (BAWA), pada Selasa (20/2/2024) bertempat di Gedung Bukti Mukti Bhakti di ruang rapat Bupati Bangli. Rapat penandatangan Perjanjian Kerjasama tersebut di hadiri oleh Pimpinan Perangkat Daerah (PD) terkait, Anggota Yayasan Bali Animale Welfare serta undangan terkait lainnya.

Dimana dalam laporannya Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, I Wayan Sarma menjelaskan terkait dengan kerja sama ini khususnya dalam hal penanganan Rabies yang ada di Kabupaten Bangli, dimana diketahui penyakit rabies sangat berbahaya mengingat Bangli juga merupakan daerah tujuan wisata sehingga penanganan rabies wajib dilakukan.

Maka dari itu kerjasama ini wajib dilakukan untuk menekan penyebaran rabies di Kabupaten Bangli dan memetakan berapa jumlah populasi anjing sehingga sasarannya pasti. Mudah-mudahan dengan kerjasama ini ada satu teknologi yang bisa memetakan berapa sebenarnya jumlah anjing yang bisa menularkan resiko rabies di Kabupaten Bangli.

BACA :  Miliki Excavator Baru, DLHP Klungkung Optimis Penanganan Sampah di TPA Sente Bisa Optimal

Sarma juga menjelaskan pihaknya juga sudah melaksanakan penanganan rabies dengan vaksinasi yang terus dilakukan yang bekerja sama dengan pihak lain baik dari relawan dan pecinta anjing serta kami juga melaksanakan eliminasi khusus kepada anjing yang positif rabies oleh tim TAKGIT dalam rangka pengambilan sample dan tindak lanjut kasus positif tersebut.

Pihaknya juga sudah melaksanakan sosialisasi dan edukasi secara masif melalui penyuluhan di masing-masing Desa.

Lebih lanjut Sarma juga menyampaikan tujuan kerjasama kesepakatan ini adalah untuk kesejahteraan dan kesehatan hewan serta mencegah penyebaran rabies di Kabupaten Bangli sebagai dasar untuk melaksanakan program secara optimal dan terintegrasi dengan konsep One heart yang dilakukan dalam rangka mendukung kinerja Pemerintah Kabupaten Bangli.

“Adapun ruang lingkup kerjasama ini tentang edukasi dan riset serta manajemen populasi dan vaksinasi, Pemetaan dan pendataan populasi dan lokasi serta kesiap siagaan penanganan bencana hewan ternak di Kabupaten Bangli,” ujarnya

Sedangkan Ketua Yayasan Bali Animale Welfare (BAWA) Dr. Simplexius Asa sangat mengapresiasi dan menyambut gembira kerjasama ini. Pihaknya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bangli dan akan dengan serius mengerjakan perjanjian kerjasama serta menjalankan program-program yang sudah disepakati bersama.

BACA :  Menko PMK Imbau Pemudik Sumatera-Jawa Maksimalkan Penyeberangan Pelabuhan Panjang

Sementara itu Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Bali Animale Welfare ini, dimana diketahui yayasan ini sangat serius dlm menjaga keberadaan anjing Bali. Bupati menyampaikan isu rabies ini sudah menunjukkan gejala yg cukup mengkhawatirkan dari tahun ke tahun, diliat dari sisi tingkat kematian harus serius di tangani oleh seluruh stakeholder baik, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten.

“Yang paling penting adalah kesadaran kita untuk menjaga Kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan kita,” harapnya.

Sedana Arta berharap dengan perjanjian MOU ini, menunjukan komitmen kita dalam menangani semua permasalahan hewan yang ada di lingkup Kabupaten Bangli.

“Semoga dengan adanya kerjasama ini kondisi hewan yang ada di Kabupaten Bangli menjadi lebih baik dan bisa menekan jumlah angka gigitan Rabies,” pungkasnya.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular