Mayat (ilustrasi google)
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Kuta, balipuspanews.com -Seorang perempuan asal Negara Republik Uganda, Iryn Flavia Kisakye (42) ditemukan membusuk di kamar mandi Hotel Ronta Bungalows di Jalan Popies II Gang Ronta, Lantai III kamar nomor 27, Kuta, Selasa (11/9) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Saksi karyawan yang menemukan korban tewas di kamar mandi adalah I Gede Nyoman Surata (60) dan I Nyoman Dirga Tripayana. Kedua saksi menerangkan, sekitar pukul 12.00 Wita, mereka berada di lantai bawah dan mencium bau busuk dari kamar atas.

Penasaran asal bau tersebut, saksi mengambil kunci serep untuk membuka kamar yang mengeluarkan bau busuk tersebut.

Namun saat dibuka tidak bisa karena terkunci dari dalam. Saksi kemudian mengintip dari bali jendela sebelah pintu yang terbuka dan memasukkan tangannya ke arah pintu.

Setelah pintu terbuka, saksi kaget melihat perempuan asal Uganda itu sudah terlentang tanpa menggunakan pakaian, kedua kakinya mengangkang dan dari anus mengeluarkan kotoran. Selain itu, dilantai ditemukan cairan warna kuning yg diduga keluar dari tubuh korban.

Sementara saksi karyawan lainnya yakni Nyoman Pohaji menerangkan, dia bertemu terakhir dengan korban 4 hari lalu, pada saat pintu kamar korban terbuka dan saksi bersih-bersih diluar kamar korban.

“Korban pernah mengeluh sakit pada pinggangnya kepada saksi dan pernah disuruh mengantar beli Obat di Apotik Pasar Kuta sekitar 2 Minggu yang lalu. Obat untuk sakit apa saya tidak tahu,” beber saksi dalam penjelasannya ke polisi.

Sementara aparat kepolisian Polsek Kuta yang menyelidiki kematian korban di hotel Ronta Kuta, tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuhnya. Diduga kuat, berdasarkan hasil keterangan saksi dan olah TKP, kematian korban akibat sakit yang dideritanya.

Apalagi di kamar tersebut ditemukan berbagai macam obat seperti 2 pepel bisolvon, 1 arcoxia, 1 panadol, 2 celebrex, 1 bisolvori, 1 provelym dan dua kondom.

“Untuk sementara korban meninggal dunia diduga karena sakit. Kami masih menunggu hasi Outopsi dari RSUP Sanglah, Denpasar,” terang Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadliansahah didampingi Panit Buser Iptu Budi, Senin (11/9). (pl/bpn/tim)

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...