Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBadungTembak Rekannya Hingga Tewas, Buruh Proyek Diamankan Polsek Petang

Tembak Rekannya Hingga Tewas, Buruh Proyek Diamankan Polsek Petang

PETANG, balipuspanews.com- Polsek Petang, Badung, Bali berhasil meringkus Asmar, pelaku penembakan senapan angin yang menyebabkan Ahmad Jaini, 25, yang sama – sama buruh proyek mereggang nyawa.

Asmar diamankan di kampung halamannya di Probolinggo Jawa Timur, Selasa (21/4/2020) setelah Tim Buser  melakukan pengejaran usai korban Jaini tewas.

Menurut Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, tersangka Asmar ditangkap di kampung halamanya di Probolinggo Jawa Timur, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. Asmar langsung digiring ke Mapolsek Petang untuk menjalani pemeriksaan.

“ Tersangka Asmar mengakui perbuatanya menembak korban Ahmad Jaini dengan senapan angin,” ujar Iptu Oka, Kamis (23/4/2020).

Perbuatan itu terjadi di bedeng pembangunan gedung Paud, Desa Petang, Petang Badung, pada Minggu (19/4/2020) sekitar pukul 12.30 Wita. Siang itu para buruh proyek sedang beristirahat termasuk korban, tersangka dan tiga temannya saksi Sardi,60, Fadil,45, dan Imam Hanafi,38. Saksi Imam naik ke bedeng dan melihat ada senapan angin.

Ia mengisi senapan itu dengan peluru untuk menembak burung yang hinggap di atas pohon kelapa. Namun karena senapan angin macet, saksi tidak bisa menggunakannya dan menaruh kembali senapan tersebut ditempat semula. Beberapa menit kemudian, datanglah Asmar melihat senapan angin itu dan mengambilnya. Ia tidak mengetahui senapan itu sudah berisi peluru.

BACA :  32 UMKM Terpilih Ikuti Pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I

Pria asal Probolinggo Jawa Timur itu kemudian memanggil nama korban Ahmad Jaini yang berada didekatnya, namun tidak dijawab. Kebetulan saat itu korban asal Jember Jawa Timur sedang menelpon istrinya.

Sambil menunggu jawaban, tersangka Asmar memain-mainkan senjata itu dan tetap mengarahkan laras senjata ke arah perut korban. Tanpa sadar, Asmar menarik pelatuk sehingga terdengar suara ledakan. Korban langsung tersadar dan berteriak ke tersangka bahwa senapan itu berisi peluru.

Akibat luka tembak itu, korban yang masih tersadar dan bisa diajak bicara dilarikan ke Puskesmas Petang. Namun kondisinya makin parah, korban dibawa ke RSU Mangusada Kapal Mengwi Badung. Karena peluru masih bersarang disekitar perut akhirnya dokter membuat rujukan ke RSUP Sanglah,Denpasar.

Nahas, beberapa jam mendapatkan perawatan, Ahmad Jaini menghembuskan nafas terakhir.

“ Tersangka lalai sehingga menyebabkan orang lain meninggal,” ujar Iptu Oka. (pl/tim/bpn)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular