Jumat, Juni 21, 2024
BerandaNewsTenaga Magang Dapat Upah Pelayanan Diatur Dalam Raperda Ketenagakerjaan

Tenaga Magang Dapat Upah Pelayanan Diatur Dalam Raperda Ketenagakerjaan

DENPASAR, balipuspanews.com –  Panitia Khusus Rapat Peraturan Daerah (Raperda) Ketenagakerjaan DPRD Provinsi Bali terus melakukan penggodokan demi penyempurnaan untuk melindungi tenaga kerja Bali, pada rapat kali ini khusus untuk pengaturan tenaga “training”  dan tenaga magang kerja .

“Kami berterimakasih kepada pihak pengusaha yang mengusulkan pekerja magang kurang terlindungi dari sisi haknya. Padahal pekerjaan sama 25 hari dalam satu bulan dan jamnya pun tidak berbeda dari pekerja tetap, namun tidak mendapat jasa pelayanan,” jelas Ketua Pansus Ketenagakerjaan DPRD Bali, I Nyoman Parta yang juga sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Selasa (25/6) usai rapat di ruang gabungan DPRD Bali.

Lebih jauh, politisi asal Bumi Seni, I Nyoman Parta menjelaskan selama ini pemagangan dilapangan akan disiasati.

Selanjutnya akan diatur antara tenaga training dan magang, karena definisi tenaga ini berbeda serta posisi tidak jelas antara “training” dan magang.

Dalam Perda ini tenaga training akan dilindungi dan tenaga magang diberikan upah layanan sebesar 20 persen dari pelayanan tenaga tetap.

BACA :  Tampil Spektakuler, Bupati Sanjaya Apresiasi Duta Gong Kebyar Wanita Tabanan di Ajang PKB

Selain itu, pada kesempatan itu juga disinggung soal para pekerja, dimanan banyak yang belum dilengkapi legalitas kompetensi yang dapat menunjukkan pekerja ahli dan menguasai dibidangnya.

“Berdasarkan informasi pekerja pemula belum bersertifikasi profesi. Adapun kendalanya karena sedikit lembaga mengadakan serifikasi, disamping biaya yang dikeluarkan juga lumayan berkisar Rp 500 ribu sampai 1 Juta,” jelas Parta.

Pemda, lanjut Parta, akan hadir terlibat dalam membantu memfasilitasi pendanaan agar semakin cepat pekerja Bali memiliki Sertifikasi Kompetensi. (bud/bpn/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular