Terancam Molor, Proyek Tribun Stadion Amlapura Didesak Tambah Tenaga Kerja

Proyek pembangunan Tribun stadion Amlapura diharapkan selesai tepat waktu. Pihak Disdikpora mendesak agar rekanan menambah shift dengan menambah tenaga kerja
Proyek pembangunan Tribun stadion Amlapura diharapkan selesai tepat waktu. Pihak Disdikpora mendesak agar rekanan menambah shift dengan menambah tenaga kerja

KARANGASEM, balipuspanews.com – Mendekati batas waktu pengerjaan proyek tribun stadion Amlapura, pihak kontraktor didesak untuk menambah shift dan tenaga kerja agar pembangunan bisa selesai tepat pada waktunya.

Hal ini diutarakan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna saat ditemui awak media, Kamis (17/11/2022).

“Ya kami sudah sarankan untuk menambah tenaga kerja dan menambah shif pekerjaan atau menambah jam lembur untuk mengejar target pengerjaan sehingga nantinya bisa selesai tepat waktu,” ujar Sutrisna.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi proyek pembangunan tribun, terlihat saat ini para pekerja sedang memasang bagian dinding ruangan dibawah tribun. Selain itu, sebagian pekerja juga terlihat ada yang mengerjakan bagian tempat duduk stadion.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Digaungkan Menjelang Pemilu 2024

“Ya ini masih masang temboknya, kalo proses ini cepat, yang cukup memakan waktu itu finishingnya,” ujar salah seorang pekerja.

Sementara itu terkait dengan kualitas pekerjaan proyek yang menelan anggaran hingga Rp16 Miliar tersebut, menurut Sutrisna pihaknya bersama tim teknis telah melihat dan menguji secara langsung ke lokasi perusahaan yang ada di Surabaya untuk memastikan dari sisi kualitas bahan seperti ketebalan besi yang dipergunakan hingga proses pembetonan.

“Setiap saat diuji, bahkan pengujian betonnya juga dilaksanakan di wilayah Ubung, semua tim sudah bekerja maksimal, cuma sekarang bagaimana mengejar ketertinggalan saja, sehingga harapan kami target bisa terpenuhi,” imbuh Sutrisna.

Untuk diketahui, proyek pengerjaan Tribun Stadion Amlapura dilaksanakan selama 170 hari kalender yang dimulai pada 27 Juni 2022. Hingga saat ini, waktu pengerjaan hanya tersisa tinggal beberapa minggu lagi.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Menghadiri HUT ke-19 ST. Prana Sukma Banjar Pipitan Canggu

Apabila pihak kontraktor tidak menambah tenaga kerja dan shif malam, maka pengerjaan proyek berpotensi molor. Jika hal itu terjadi, maka pihak kontraktor akan dikenakan pinalti dengan hitungan 1/1000 nilai kontrak atau sekitar Rp14 juta perharinya.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan 

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
balipuspanews android aplikasi
sewa mobil termurah dibali
sewa motor matic murah dibali