Terdakwa Kasus Korupsi LPD Anturan Jalani Sidang Perdana

Sidang online terkait Kasus korupsi LPD Anturan yang diadakan Pengadilan Tipikor Denpasar
Sidang online terkait Kasus korupsi LPD Anturan yang diadakan Pengadilan Tipikor Denpasar

BULELENG, balipuspanews.com – Sidang perdana kasus korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Anturan oleh Pengadilan Tipikor Denpasar dengan terdakwa sekaligus Mantan Ketua LPD NAW akhirnya dimulai dan berlangsung secara daring, Kamis (1/12/2022).

Terdakwa NAW menjalani sidang secara langsung di Lapas Kelas IIB Singaraja sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Suparyanto, S.H. selaku Kasi Tindak Pidana Khusus serta Isnarti Jayaningsih, S.H. jaksa fungsional hadir dari Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng.

“Benar tadi siang NAW didampingi JPU hadir langsung secara daring dalam sidang perdana yang dilaksanakan Pengadilan Tipikor Denpasar,” ungkap Kasi Intel sekaligus Humas Kejari Buleleng Ida Bagus Alit Ambara Pidada.

Dalam sidang perdana tersebut JPU mendakwa Arta Wirawan dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 8 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, atau Pasal 9 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara dalam berita sebelumnya JPU Kejaksaan Negeri Buleleng melimpah berkas perkara tindak pidana korupsi LPD Anturan dengan terdakwa Nyoman Arta Wirawan di Pengadilan Tipikor Denpasar, Kamis (17/11/2022).

Pelimpahan dilakukan setelah Kejaksaan berhasil mengungkap kasus dengan nilai kerugian sebesar 151 miliar berdasarkan perhitungan sementara.

“Memang kasus ini sampai sekarang masih jadi perhatian publik dengan nilai kerugian fantastis yang ditemukan penyidik. Si terdakwa ini melakukannya selama bertahun-tahun makanya bisa mencapai nilai segitu,” terangnya.

Kini berdasarkan keputusan dari Pengadilan Tipikor Denpasar untuk terdakwa Nyoman Arta Wirawan masih dilakukan penahanan di Rutan Lapas Kelas IIB Singaraja.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan