Rabu, April 17, 2024
BerandaBulelengTerdakwa Pemerkosaan Anak Tujuh Tahun Divonis Belasan Tahun

Terdakwa Pemerkosaan Anak Tujuh Tahun Divonis Belasan Tahun

BULELENG, balipuspanews.com – Sidang putusan terhadap tiga terdakwa pemerkosaan anak berusia 7 tahun dan menularkan penyakit kelamin digelar Senin (19/2/2024) di PN Singaraja. Tiga terdakwa yang notabene masih kakek, paman, dan tetangga korban hanya di vonis belasan tahun.

Majelis hakim Gusti Juliartawan menyatakan, terdakwa Putu DN yang notabene masih kakek korban telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan dengan memaksa korban melakukan persetubuhan. Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merusak masa depan dan mengakibatkan trauma kejiwaan pada korban.

Hakim pun menjatuhkan pidana kepada terdakwa kurungan penjara selama 13 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana 6 bulan kurungan.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Ni Desak Kadek Sutriani. Dimana JPU menuntut terdakwa Putu DN dengan hukuman 15 tahun penjara dalam sidang tuntutan, Senin (29/1/2024) lalu.

Kemudian terdakwa Kadek ML yang masih berstatus paman korban divonis majelis hakim dengan hukuman penjara selama 15 tahun. Ia juga dihukum denda Rp 1 miliar apabila denda tidak dibayar, maka hukumannya ditambah selama 6 bulan. Vonis itu sama dengan tuntutan JPU dalam sidang sebelumnya.

BACA :  Divonis 10 Tahun, Bule Rusia Dijemput Usai Bebas dari Lapas Kerobokan

“Menyatakan terdakwa Kadek ML terbukti sah dan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan, membujuk anak melakukan perbuatan cabul yang menimbulkan penyakit menular, sebagaimana dakwaan ketiga Penuntut Umum,” ungkap hakim.

Perbuatan terdakwa tersebut dinilai telah membuat korban tertular penyakit seksual. Hal tersebut menjadi pertimbangan yang memberatkan dalam putusan majelis hakim.

“Perbuatan terdakwa merusak masa depan korban, mengakibatkan korban mengalami penyakit menular seksual yang bisa diderita oleh korban seumur hidup. Terdakwa merupakan paman korban,” imbuh dia.

Disisi lain, Nyoman ST yang masih merupakan tetangga korban divonis dengan selama 12 tahun penjara. Ia juga dihukum membayar denda Rp 100 juta jika tidak dibayar diganti dengan penjara selama 4 bulan. Hakim menyatakan Nyoman ST bersalah menyetubuhi anak secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan kesatu JPU.

Terhadap putusan tersebut, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan masih pikir-pikir. Majelis hakim memberikan waktu selama 14 hari pada terdakwa ataupun JPU untuk mengajukan banding maupun menerima putusan.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

BACA :  Antisipasi Lonjakan Arus Balik, ASDP Sarankan Pemudik Beli Tiket Secara Online
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular