Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

KARANGASEM, balipuspanews.com – Rutinitas Ni Luh Candri yang saban hari menggeluti usaha tuak, Kamis ( 14/3/2019) pagi  berbuah petaka. Wanita berusia 40 tahun asal banjar Dinas Asah Teben, Desa Datah, Abang, Karangasem itu terjatuh dari pohon kelapa saat hendak menurunkan tuak. Diduga, pohon kelapa dalam keadaan licin dan menyebabkan korban terglincir.

Korban  langsung dilarikan ke RSU Karangasem untuk diberikan pertolongan medis. Dari hasil pemeriksaan, korban Candri mengalami patah tulang pinggang dan saraf terputus.

Informasi yang dikumpulkan Balipuspanews.com menyebutkan, sebelum peristiwa tersebut terjadi, wilayah sekitar korban tinggal diguyur hujan gerimis. Pun demikian, korban berusaha  tetap menjalankan profesinya.

Diduga, lantaran pohon kelapa agak licin akibat terkena air hujan, Candiri kemudian terpeleset dan hingga akhirnya jatuh dari pohon kelapa yang ia sadap tersebut. Untung saja putranya yang berusia 13 tahun mendengar suara benda jatuh dan langsung mendekati lokasi tersebut hingga akhirnya didapati bahwa suara tersebut berasal dari ibunya yang jatuh.

Melihat ibunya tergoleh dibawah pohon kelapa, anak korban langsung berteriak panik meminta tolong kepada tetangga yang berada disekitr lokasi kejadian hingga akhirnya ibunya langsung dilarikan kerumah sakit.

Terkait peristiwa ini, Kapoksek Abang, AKP I Nyoman Wiranata mengatakan, untuk korban sendiri saat ini sudah mendapat penanganan di Rumah Sakit Umun Karangasem.

” Ya benar, korban saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Umun Karangasem,” ujarnya. ( igs)

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...