SINGARAJA, balipuspanews.com — Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng mendapat gelontoran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Pariwisata RI di tahun 2019 ini.

Nah, dana DAK sebesar Rp 3,2 miliar tersebut dikucurkan pusat untuk dialokasikan pembangunan fisik dan non fisik.

sewa motor matic murah dibali

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, tahun ini DAK fisik yang diterima dari Kemenpar sebesar Rp 2,5 miliar. Dana itu akan dialokasikan untuk memperbaiki sejumlah infrastruktur DTW di Buleleng. Sutrisna merinci perbaikan terhadap obyek DTW itu meliputi perbaikan toilet di Air Sanih, Pelabuhan Buleleng, Sambangan, Pedawa dan Cempaga.

“Nanti di tahun ini, Dana DAK fisik itu juga untuk membangun stage terbuka di areal Pelataran yang berlokasi di Pantai Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Termasuk untuk memperbaiki paving yang ada di areal Eks Pelabuhan Buleleng,” ujar Sutrisna, belum lama ini.

Sedangkan untuk DAK non fisik, Dinas Pariwisata mendapat kucuran dana sebesar Rp 700 juta. Dana itu rencananya digunakan untuk membiayai kegiatan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam menunjang industri parwisata di Buleleng.

Kadis Sutrisna mencontohkan kegiatan pengembangan SDM yang dimaksud seperti pelatihan dan tata kelola pariwisata untuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Begitu juga dengan pelatihan pemandu wisata dan balawista.

“Dengan adanya Perbub 51 tahun 2017, tentang DTW yang berjumlah 86, serta ditopang oleh 40 Pokdarwis di Buleleng, maka dari dana DAK non fisik itu bisa menggelar 3-4 kali kegiatan. Sehingga imbasnya SDM pengelola DTW dan Pokdarwis semakin berkualitas,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...