sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, Balipuspanews.com – Dua momen bersejarah terjadi sekaligus dalam kehidupan Bupati Gianyar periode 2003-2008 dan 2013-2018, Anak Agung Gde Agung Bharata, SH. Bertepatan dengan purnama sasih kasa, tanggal 16 Juli 2019, panglingsir Puri Gianyar ini madwijati menjadi sulinggih bergelar Ida Bhagawan Blebar Gianyar. Sebagai seorang sulinggih, Ida Bhagawan semakin memantapkan langkah untuk menjalani kehidupan spiritual. “Ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan alam, melalui lantunan doa, karena mengabdi secara fisik saya sudah tidak mampu,” ungkap beliau.

Momen kedua di hari yang sama, beliau menerima telegram dari Kementerian Dalam Negeri yang dikirimkan melalui Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama, Setda Kabupaten Gianyar. Telegram tersebut menyatakan bahwa Presiden RI memberikan penganugerahan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada beliau.

Penganugerahan ini sebagai bentuk apresiasi Presiden kepada kepala daerah yang telah melaksanakan praktik tata kelola pemerintahan yang baik sejalan dengan platform tata kelola pelayanan publik dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang diukur melalu hasil EKPPD (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah).

Terkait penganugerahan tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden, Ida Bhagawan Blebar Gianyar menyatakan terima kasih. Baginya, penghargaan yang diterima ini melengkapi kebahagiaan tertinggi yang dirasakannya karena proses dwijati (proses kelahiran kembali secara spiritual) yang dijalani. Namun, Ida Bhagawan mengatakan bahwa beliau tidak bisa berangkat ke Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut. “Saya meminta maaf kepada pemerintah, kepada Bapak Presiden, karena saya belum boleh meninggalkan tempat sebelum lewat waktu 11 hari setelah padiksan,” jelas Ida Bhagawan saat ditemui di ruang kerja Bupati Gianyar, Rabu (17/7). Ditambahkannya, hal ini sudah merupakan bagian dari etika, norma, dan adab kesulinggihan yang tidak boleh dilanggarnya. “Saya menemui Bapak Bupati untuk menyampaikan bahwa saya tidak bisa berangkatke Jakarta karena alasan seperti yang sudah saya sampaikan tadi,” tambah Ida Bhagawan.

Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, bahwa penganugerahan yang diterima Ida Bhagawan selaku mantan bupati merupakan kebanggaan bagi Pemkab Gianyar. Bupati Mahayastra mengatakan, ini merupakan prestasi dan sejarah yang ditorehkan Ida Bhagawan saat beliau menjabat sebagai bupati. Ida Bhagawan telah membangun pondasi praktik tata kelola pemerintahan yang baik di Gianyar.

“Saya selaku Bupati yang memimpin pemerintahan di Gianyar sekarang tinggal melanjutkan apa yang telah Beliau mulai, dengan perbaikan bila diperlukan, dan inovasi,” ungkap Bupati Mahayastra. Pihaknya berterima kasih kepada Ida Bhagawan Blebar Gianyar karena telah membuka jalan bagi pemerintahan yang sekarang untuk menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan publik.

Penganugerahan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Indonesia International Smart City Expo and Forum (IISMEC) di Jakarta Convention Center, Rabu (17/7).(catur/bpn/tim).