Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBadungTerjerat Pinjol, Karyawan Bandara Nekat Curi ATM Teman

Terjerat Pinjol, Karyawan Bandara Nekat Curi ATM Teman

BADUNG, balipuspanews.com– Terjerat pinjaman online (pinjol), seorang oknum karyawan PT. GPR di bagian cek in counter di Bandara I Gusti Ngurah Rai, berinisial WAS,20, tega menggasak kartu ATM temannya sendiri sebesar Rp 2,7 juta. Ia berhasil menguras uang korban melalui transaksi di ATM BNI.

Pencurian ATM tersebut terjadi pada Senin 22 April 2024 sekitar pukul 20.55 WITA di salah satu ruangan karyawan PT GPR di lantai 3 Terminal Keberangkatan International Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Menurut PS. Kasi Humas, Ipda Nyoman Darsana seizin Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si., pencurian ATM terjadi saat WAS akan meminjam sisir milik korban, DA,26, asal Bangli.

Pria asal Pati, Jawa Tengah ini masuk ke ruangan karyawan untuk mengambil sisir yang di taruh di dalam tas milik korban.

“Nah, saat mengambil sisir itulah muncul niat pelaku untuk mengambil kartu ATM yang tersimpan di dalam dompet serta sempat pula melihat KTP korban,” bebernya, pada Minggu (28/4/2024).

BACA :  Jalan Lingkar Desa Pulukan Rampung

Hilangnya kartu ATM diketahui oleh korban saat akan mengeluarkan uang dari dalam dompetnya. Korban langsung tersadar kalau kartu ATM miliknya telah hilang.

Korban lantas mengecek mutasi rekeningnya melalui M-Banking BNI, dan ternyata ada tiga kali transaksi keuangan melalui ATM di Bandara Ngurah Rai.

Transaksi pertama, pada Senin 22 April 2024 terjadi dua kali transaksi melalui ATM di Bandara Ngurah Rai masing-masing pada pukul 20.54 Wita ada penarikan sebesar 1 juta rupiah.

Kemudian, pada pukul 20.55 WITA sebanyak 1 juta. Dan, sekitar pukul 21.14 WITA kembali terjadi transaksi penarikan sebanyak 700 ribu rupiah melalui ATM di SPBU Angkasa Bandara Ngurah Rai. Sehingga total uang korban yang berhasil di kuras oleh pelaku sebanyak 2,7 juta rupiah.

“Jadi ada 3 kali terjadi penarikan uang milik korban,” bebernya.

Terkait kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Tim Reskrim dipimpin Kasat Reskrim Iptu Rionson Ritonga, S.H., M.H., bersama anggotanya melakukan penyelidikan dilapangan.

Dari hasil pengembangan penyelidikan dan pengecekan CCTV di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) termasuk keterangan para saksi, Tim Opsnal Sat Reskrim berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku yang diduga mengambil kartu ATM korban termasuk mengendus keberadaan pelaku.

BACA :  Cegah Perundungan, Bupati Gede Dana Sosialisasi ke Sekolah

Berselang tiga hari berikutnya tepatnya, Kamis 25 April 2024 sekitar pukul 16.00 WITA, pelaku WAS yang baru 9 bulan bekerja di bandara berhasil di bekuk oleh Tim Opsnal Sat Reskrim di tempat tinggalnya di Jalan Drupadi XIII Denpasar.

“Pelaku masih didalami keteranganya,” bebernya.

Pelaku WAS mengakui perbuatannya karena terdesak ekonomi. Di samping itu, ia juga terjerat pinjaman online (pinjol) sehingga nekad melakukan perbuatan pencurian tersebut.

Pelaku juga mengatakan berhasil mengambil uang korban melalui Kartu ATM dengan mencoba-coba memasukkan nomor PIN dari nomor identitas korban (KTP) hingga akhirnya berhasil dilakukannya.

“Pelaku WAS sudah ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana dalam Pasal 362 KUHP dan sudah di tahan di ruang tahanan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai,” pungkas Ipda Nyoman Darsana.

Penulis: Kontributor Denpasar
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular