Sekretaris Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd
Sekretaris Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd

BULELENG, balipuspanews.com – Semenjak kembali meningkatnya transmisi lokal di Kabupaten Buleleng. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng belum merubah kebijakan jam operasional pasar dan toko di Kabupaten Buleleng.

Bahkan kebijakan akan dikaji untuk mengikuti keputusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terkait tatanan hidup Bali era baru.

Ketua GTPP yang diwakili oleh Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengungkapkan bahwa terkait kebijakan pembatasan jam oprerasional pasar dan toko pihaknya masih tetap serta belum melakukan perubahan.

Bahkan nantinya, kebijakan jam operasional tersebut akan mengikuti apa yang menjadi skema Pemprov Bali dalam tatanan hidup Bali era baru. Selain itu mengenai Skema tersebut sudah disiapkan Pemprov Bali dan akan berlaku pada tanggal 9 Juli 2020.

“Kita akan kaji dulu skema tersebut. Kita juga akan susun draf final pengaturan jam operasional pasar dan toko atau protokol yang belum dijalankan. Sedang dievaluasi sampai tanggal 9 nanti,” ungkapnya.

Lanjut Suyasa yang juga Sekda Buleleng tersebut mengatakan meskipun terkait data pasien Covid-19 di Provinsi Bali kini menunjukkan peningkatan, sedangkan untuk data di Buleleng masih masuk kategori stabil dengan jumlah terkonfirmasi tidak signifikan. Kendati Persentase kesembuhan sudah mencapai 91 persen.

Pasien yang sedang dirawat di Buleleng pun menjadi yang paling kecil di Provinsi Bali. Sehingga, jika nanti terjadi hal terburuk, maka Buleleng akan mengikuti apa yang telah dipersiapkan oleh Pemprov Bali.

“Pemprov Bali juga telah menyiapkan skema terburuk dan skema tersebut diikuti oleh seluruh kabupaten. Buleleng sedang menyiapkan seluruhnya. Baik itu pencegahan penyebaran maupun tatanan hidup baru termasuk penerapan protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya Minggu (5/7/2020).

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments