Pemeriksaan Rapid Tes di GOR Swecapura Gelgel, Klungkung 
Pemeriksaan Rapid Tes di GOR Swecapura Gelgel, Klungkung 

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Tim Dinas Kesehatan Klungkung langsung tancap gas dengan melakukan tracking dengan adanya keluarga mantan Pejabat Klungkung positif Covid 19.

Tim Dinas Kesehatan Langsung menelusuri kediaman satu keluarga yang positif COVID-19 di Gria Pekandelan, Kelurahan Semarapura, Kelod, Selasa (2/6).

Mereka melakukan swab test terhadap 21 orang  warga setempat, dan diharuskan menjalani karantina mandiri karena sempat kontak dengan mantan Pejabat Klungkung pasien positif COVID-19.

“Dinas Kesehatan sudah melakukan penelusuran dan keluarga besar pasien COVID-19 ini semua sudah dilakukan SWAB. Semoga hasilnya semua negatif,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Ada 21 warga yang merupakan keluarga besar pasien COVID-19 di Kelurahan Semarapura Kelod, yang ikut menjalani swab test. Sementara ada beberapa warga sekitar juga yang sempat kontak dengan pesien, juga dilakukan rapid test.

Seusai rapid test, Gugus Tugas memberikan bantuan sembako kepada keluarga yang sedang menjalani karantina tersebut.

“Melihat perkembangan trend transmisi lokal yang ada peningkatan. Apa himbauan pemerintah, saya harap dapat dilakukan dengan baik. Saya sempat plong, karena beberapa minggu hanya ada 1 pasien yang dirawat karena COVID-19, tapi ternyata ada lagi transmisi lokal seperti saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu terkait istri pejabat tersebut yang seorang Guru SMPN 3 Semarapura, akhirnya pihak sekolah juga dilakukan tracking akhirnya terdata sebanyak 23 orang baik itu Guru maupun Staff TU sekolah, diharuskan ikut Rapid Tes di GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung.

Dari hasil pemeriksaan di GOR Swecapura Gelgel, Klungkung, ternyata diketahui 1 orang reaktif dan langsung saat itu diperiksa swab nya.

Namun hasil swab nya yang reaktif tersebut saat ini dikirim ke RSU Sanglah untuk memastikan terpapar apa tidak karena baru hasil Rapid Tes yang bersangkutan menunjukkan reaktif.

Penulis/Editor : RONI/Putu Artayasa