Kendati sempat latihan, siswa SMP di Klungkung belum bisa mengunakan komputer saat ujian karena terbatasnya unit komputer yang dimiliki sekolah
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura, balipuspanews.com- Rencana ujian akhir semester mengunakan computer untuk siswa SMP dibumi serombotan Klungkung belum berjalan maksimal. Terbatasnya computer yang dimiliki masing- masing sekolah adalah kendala utama penerapan system yang bertujuan meningkatkan kompetensi siswa itu. Sekretaris Dinas Pendidikan Klungkung Ketut Sujana membenarkan hal itu.

“ Bagi sekolah yang sudah mencukupi keberadaan komputernya dipersilahkan melaksanakan ujian dengan computer. Jika belum mencukupi ketersediaan komputernya, ya, pelan – pelan.   Untuk tahun berikutnya bisa diusahakan. Yang jelas nantinya semua sekolah mengarah kesana,” kata Ketut Sujana optimis.

Menurut Sujana, menghadapi UNBK tahun 2018 ini untuk tingkat SMP diikuti 8 sekolah dari total 24 SMP yang ada. Total siswa yang ikut UNBK sebanyak 2010 orang.

Adapun 8 SMP yang menggelar UNBK yakni SMP Negeri 1 Banjarangkan (353 siswa), SMP Negeri 2 Banjarangkan (177 siswa), SMP Negeri 1 Semarapura (469 siswa), SMP Negeri 2 Semarapura (355 siswa), MTs Hasanudin Semarapura (72 siswa), SMP Negeri 1 Dawan (243 siswa), SMP Negeri 1 Nusa Penida (172 siswa), dan SMP Negeri 2 Nusa Penida (169 siswa).

Sementara itu Kepala SMPN 1 Semarapura Nyoman Karyawan, ditemui terpisah menyebutkan, ujian semester berbasis computer belum diwajibkan karena terbatasnya computer yang dimiliki. Pun demikian, siswanya sudah sempat melakukan uji coba ujian mengunakan computer.

Karyawan menyebutkan, untuk membiasakan siswa menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), maka siswa dibiasakan sejak dini menjawab soal dengan komputer.

“ Kami melaksanakan latihan UKK berbasis komputer, kelas VII diikuti 256 siswa dan kelas VIII diikuti 480 siswa sekitar seminggu yang lalu,” ujar Nyoman Karyawan Senin (14/5) disela sela pelaksanaan UKK siswanya.

Sementara itu untuk ujian akhir semester yang berlangsung sejak Senin ( 14/5) 2018 siswa SMP N 1 Semarapura mengerjakan soal dengan system manual.

“ Ya, untuk tahun ini ujian untuk siswa kami masih mengunakan sistem manual. Mudah- mudahan enam bulan yang akan datang seluruh siswa kami sudah bisa melaksanakan UKK dengan berbasis   komputer,” pungkas Karyawan . (roni/sur)

Tinggalkan Komentar...