Wanita terekam cctv
Wanita terekam cctv
sewa motor matic murah dibali

UBUD, balipuspanews.com – Semakin terkuak Korban Ni Ketut Ari Muliani alias Jro Ari (46), wanita viral di medsos lantaran meloncat dari dalam mobil tengah melaju kencang di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegalantang, Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (1/6) sekitar pukul 13.00 wita itu ternyata membawa uang untuk  gaji karyawan villa senilai Rp 10 juta, uang inilah yang menjadi pemicu tiga pria untuk melakukan penyetruman di dalam mobil.

“Muliani ditelepon temannya, Edy Supriyatno, yang mengaku tinggal di Kampial, Nusa Dua, Kutsel, Badung. Kebetulan mereka sudah saling kenal sejak 7 tahun lalu. Saat itu Edy minta tolong supaya Muliani membantu temannya yang mendapat proyek dari seorang warga negara asing. Edy beralasan tidak mengerti bahasa Inggris. Ternyata itu hanyalah akal-akalan busuk pelaku Edy. Karena Edy tahu Muliani saat itu banyak membawa uang,” kata Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Nuryana,SH, Minggu (2/6).

Kemudian pelaku Edy untuk melancarkan aksi busuknya, dirinya mengaku kepada Muliani telah berjanji akan bertemu dengan orang asing yang punya proyek di Jalan Sweta, Ubud. Setelah bertemu, Edy mengajak Muliani naik ke mobil Toyota Calya hitam nopol DK 1794 QD yang dikemudikan Edy.

Ajakan itu ditolak oleh Muliani, bahkan pada saat itu dirinya mengatakan lebih baik naik sepeda motor saja.

Edy tak kehilangan akal, dengan alasan tidak enak nanti turun di lobi hotel, sehingga dia mengajak Muliani naik mobil. Muliani setuju saja, sehingga dia mau naik mobil. Di dalam mobil tersebut ternyata juga ada dua pria lain teman Edy.

Muliani kemudian duduk di kursi tengah, sedangkan satu teman Edy duduk di kursi belakang. Konon teman Edy tersebut bakal bertemu dengan orang asing di satu hotel di Jalan Sri Wedari, Ubud.

Sesampainya di sekitar hotel sesuai petunjuk google map melalui aplikasi selulernya, mobil berhenti dan Edy menelepon orang asing yang dimaksud.

Beberapa kali ditelepon, ternyata orang asing itu tidak mengangkat telepon.Lagi-lagi modus Edy dalam melakukan aksinya. Daripada lama menunggu, Muliani akhirnya menyarankan Edy dan temannya balik kanan.

Lantaran niatnya tidak kesampaian, mereka kemudian memutuskan kembali menuju tempat sepeda motor korban Muliani diparkir di Jalan Sweta, Ubud. Saat tiba di tempat parkir sepeda motor muliani, tiba-tiba Edy mempercepat laju mobilnya hingga melewati tempat sepeda motor diparkir.

Muliani  segera bertanya kepada Edy kenapa sepeda motornya dilewati. Saat itu juga Muliani minta kepada Edy agar mobilnya dihentikan, tapi Edy tidak mau. Bahkan laju mobil semakin cepat. Selain itu, Muli dibentak-bentak agar diam saja.Tidak itu saja tiba-tiba pundak kanan Muliani disetrum oleh teman Edy yang duduk di kursi belakang. Syukur Muliani mengenakan jaket tebal, sehingga setrum tidak begitu keras.

Mengingat jiwanya terancam dan tengah membawa uang Rp 10 juta untuk gaji karyawan vila, wanita yang menekuni yoga ini memilih berbuat nekat. Dia membuka pintu mobil sebelah kiri, lalu perempuan ini loncat dari dalam mobil.

Jro Ari panggilannya jatuh di aspal berguling-guling. Akibatnya, dia mengalami luka-luka dibagian muka,luka lecet dan bengkak pada pipi kiri-kanan, luka lecet pada siku kanan, luka lecet pada kedua telapak tangan, luka robek pada tumit kaki kiri dan luka lecet pada kaki kanan. Sedangkan Edy dan temannya langsung lancap gas menuju selatan.
Korban segera minta tolong kepada warga di sekitar tempat kejadian.

Dia juga menghubungi keponakannya agar dijemput untuk berobat di Klinik Ubud. Usai menjalani pengobatan, korban langsung melapor ke polisi ke mapolsek Ubud. (catur/art/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here