Minggu, Mei 19, 2024
BerandaBulelengTerlibat Curanmor, Pecatan Polisi Masuk Bui

Terlibat Curanmor, Pecatan Polisi Masuk Bui

BULELENG, balipuspanews.com – Seorang pecatan polisi yang sebelumnya bertugas di Polres Buleleng berinisial KY,39, asal Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja menjadi tersangka dalam kasus pencurian di sejumlah TKP dengan barang bukti (BB) sembilan sepeda motor. Saat melangsungkan aksinya, tersangka dibantu RS,32, asal Malang yang telah lebih dulu ditahan di Polsek Kintamani, Bangli dan WE yang sudah berstatus DPO.

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi saat dikonfirmasi Senin (8/4/2024) mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka didapat informasi bahwa ketiganya telah beroperasi sejak akhir Desember 2023 sampai dengan Maret 2024 dengan menyasar sejumlah TKP dengan rata-rata sepeda motor yang dicuri kuncinya masih nyantol.

“Peran ketiganya berganti-ganti tapi yang dominan KY berperan sebagai penjual, RS bertugas memetik barang curian, dan WE bertugas mengantar. Sampai saat ini sudah ada sembilan barang bukti sepeda motor yang berhasil kami amankan,” ungkapnya.

Adapun barang bukti berhasil diamankan satu sepeda motor Honda Beat tahun 2022 warna biru dengan nomor polisi DK 2030 UBI, satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2019 warna hitam dengan nomor polisi DK 5463 UAE, satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2019 warna hitam dengan nomor polisi DK 2779 FBM, satu Honda Scoopy tahun 2018 berwarna merah hitam dengan nomor polisi DK 2337 UAL, satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2018 warna hitam dengan nomor polisi DK 5532 UAN,

BACA :  Hotel Dibooking Tamu WWF, Hotel di Karangasem Ikut Kecipratan

Satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2018 warna abu-abu dengan nomor polisi DK 3970 ABB, satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2020 warna hitam dengan nomor polisi P 4276 DH, satu sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2018 warna hitam dengan nomor polisi DK 3729 FBP, terakhir ada Yamaha Vixion tahun 2014 berwarna hitam dengan nomor polisi P 2851 SC.

Kemudian AKBP Widwan menambahkan, dalam melakukan aksinya, ketiga pelaku secara bergantian berkeliling menggunakan sepeda motor dan ketika melihat kendaraan yang kuncinya masih nyantol. Salah satu dari mereka langsung melancarkan aksinya saat melihat kondisi aman. Setelah berhasil mendapat sepeda motor tersangka KY menjualnya ke beberapa orang yang dikenal dan hasil penjualannya dibagi tiga.

“Disini KY mendapat paling banyak dengan jumlah bervariasi mulai dari Rp 3 jutaan sampai Rp 17 jutaan. Untuk saat ini masih ada tiga barang bukti sepeda motor Yamaha Nmax yang kami amankan karena belum ada laporan masuk,” imbuhnya.

Sementara itu terhadap kedua tersangka yakni KY dan RS dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 9 tahun. Sedangkan satu tersangka lagi berinisial WE masih dalam pengejaran.

BACA :  Peduli Kelestarian Lingkungan, Pertalife Insurance berikan Pelatihan Eco Enzyme di Bali

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular