Kamis, Mei 23, 2024
BerandaBulelengTerlibat Penyalahgunaan Narkoba, Peternak Ayam Diamankan

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Peternak Ayam Diamankan

BULELENG, balipuspanews.com – Diduga terlibat penyalahgunaan narkoba, pria berinisial GA asal Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng diamankan pihak kepolisian Minggu (7/4/2024).

Pria berusia 38 tahun yang berprofesi sebagai peternak ayam ini ketahuan transaksi narkoba saat Tim Bhayangkara Goak Poleng Polres Buleleng melangsungkan operasi. Polisi mengamankan barang bukti sebanyak 25 paket yang diduga narkotika jenis Sabu dengan berat total 18,33 gr Bruto (13,87 gr Netto).

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menerangkan, selama ini masyarakat di sekitar lokasi tersangka ditangkap sering kali mengeluhkan adanya dugaan peredaran narkoba yang sedang marak. Bermodalkan informasi yang didapat, pihaknya kemudian meminta Tim Bhayangkara Goak Poleng untuk melakukan pemantauan di sekitaran kandang.

Puncaknya, tersangka ditangkap Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 17.55 WITA usai tertangkap tangan tengah bertransaksi narkoba.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti seperti 25 paket diduga narkotika jenis Sabu dengan berat total 18,33 gr Bruto (13,87 gr Netto), sebuah alat timbang elektrik, lima bendel plastik klip kosong, sebuah bong atau alat hisap sabu, sebuah gunting, tiga buah korek api gas, tiga buah pipet warna bening yang salah satu ujungnya runcing, uang tunai sejumlah Rp 5.800.000, dan terakhir HP iPhone 12 warna putih.

BACA :  Edan, Guru Les di Karangasem Lecehkan Anak 9 Tahun

“Kandang itu milik tersangka dan kerapkali digunakan untuk tempat transaksi sabu yang disimpan di dalam tas pinggang, awalnya uangnya dipakai untuk beli pakan ayam tapi lama-lama diduga malah dijadikan ladang bisnis baru tapi ini masih kami dalami lagi,” ungkap dia, Senin (15/4/2024).

AKBP Widwan menyebutkan sampai saat ini pihaknya masih mendalami darimana pelaku mendapatkan barang haram yang dijual per paket seharga Rp 200 ribuan dan menyasar masyarakat sekitar. Namun demikian pelaku tetap disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 Miliar.

“Kami himbau kepada pengguna maupun pengedar narkoba agar segera berhenti dan tidak beroperasi lagi. Karena kalau nasib kalian sial bisa jadi Minggu depan kalian langsung kami rilis ke media. Ini wujud komitmen kami dalam memerangi peredaran gelap Narkotika,” tegas dia saat didampingi Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika dan Kasatnarkoba AKP Putu Subita Bawa.

BACA :  Tingkatkan Etos Kerja, Bupati Karangasem Ajak Kepala OPD Touring Cek Infrastruktur

Penulis : Nyoman Darma

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular