SUKASADA, balipuspanews.com — Seorang pria dikabarkan tewas dengan luka tusuk pada bagian dada. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan warung milik Putu Nuraja (42) Banjar Wirabuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Minggu (3/3) sekitar pukul 22.00 malam.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung membenarkan kejadian tersebut. Korban tewas itu, bernama Ikram Tauhid merupakan mantan anggota Raider 900/SBW yang dipecat karena kasus disersi pada tahun 2018.

Diduga korban terlibat perkelahian dengan pelaku berinisial IKSA (35) lantaran salah paham.

Kapolsek Landung mengungkapkan, kasus perkelahian berdarah berakhir dengan tewasnya korban, bermula saat korban menunggangi sepeda motor Byson bersama dua rekan lainnya mengendarai sepeda motor Thunder melaju dari arah utara (Singaraja)  menuju selatan (Denpasar). Mereka terlibat salip-salipan dengan mobil yang dikendarai pelaku.

Aksi kejar-kejaran itupun akhirnya berakhir. Mereka (korban dan pelaku) berhenti di depan sebuah warung. Pelaku turun dari mobil bersama temannya menghampiri korban.

Mereka pun terlibat cekcok mulut, sebelum pelaku menusuk dada korban dengan senjata tajam.

“Korban ditusuk pada bagian dada dengan senjata tajam pengutik,” kata Kapolsek Landung dihubungi melalui telepon seluler, Senin (4/3) siang.

Akibat tusukan, korban pun tersungkur bersimbah darah. Pelaku kemudian melarikan diri.

“Saat ini, pelaku sudah kami amankan. Kami masih meminta keterangan sejumlah saksi. Untuk motif penusukan sedang kami dalami, perkembangannya pasti kami infokan lagi,” pungkasnya.