Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBulelengTerlilit Hutang, IRT Nekat Melakukan Pencurian

Terlilit Hutang, IRT Nekat Melakukan Pencurian

BULELENG, balipuspanews.com – Aksi dugaan pencurian yang dilakukan Ni Luh BW,28, asal Desa Unggahan, Kecamatan Seririt berakhir di hotel prodeo.

Aksi pencurian dilakukan di rumah milik Wayan N,64, yang masih satu desa dengan pelaku. Perempuan yang bekerja sebagai Ibu rumah tangga (IRT) diduga nekat mencuri lantaran terlilit hutang hingga Rp 10 jutaan.

Kapolsek Seririt AKBP I Made Suwandra, S.H mengatakan, ditangkapnya tersangka setelah adanya laporan dari korban yang mengaku telah kehilangan celengan dan handphone pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 04.00 WITA dengan total kerugian ditaksir sekitar Rp 6 Juta.

Berbekal laporan itu, Tim Opsnal lalu melakukan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan pencurian itu secara intensif dalam waktu 10 hari. Akhirnya Tim Opsnal mendapatkan informasi terkait seorang yang dicurigai menjadi pelaku pencurian.

“Selama 10 hari tim kita melakukan penyelidikan akhirnya berdasarkan data yang terkumpul kecurigaan mengarah kepada tersangka. Berbekal barang bukti cukup kami akhirnya lakukan penangkapan di rumahnya pada Selasa (11/10/2022) sore tanpa perlawanan,” jelasnya saat ditemui, Jumat (14/10/2022).

BACA :  Dua Pengedar Pil Koplo Ditangkap

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Seririt tersangka secara langsung mengakui perbuatannya. Dimana pelaku saat itu masuk kedalam rumah korban lewat pintu depan yang tidak terkunci dan langsung mengambil handphone serta uang tunai milik korban.

Dari pengakuan pelaku dirinya berhasil mencuri uang dari sebuah celengan dengan total Rp 4 juta dan sebuah handphone milik korban yang sebelumnya ditaruh diatas sebuah meja.

Namun saat ditangkap polisi hanya berhasil mengamankan uang total Rp 3 jutaan dan handphone yang dicuri pelaku sudah dijual dengan harga Rp 400 ribuan.

“Pelaku mencuri dengan alasan terlilit hutang dan setelah kami kembangkan ternyata pelaku mengaku telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak 5 kali dengan modus sama dan kasus ini masih kita dalami,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka mengaku jika nekat mencuri karena terlilit hutang dan kebutuhan uang untuk makan sehari-hari. Mengingat dirinya yang tidak bekerja namun harus memenuhi kebutuhan tiga orang anaknya. Sehingga dirinya nekat mencuri dirumah-rumah warga yang masih satu desa dengannya.

BACA :  Wali Kota Jaya Negara-Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

“Rencananya uangnya saya mau pakai bayar hutang sekitar Rp10 juta lebih di beberapa orang. Mereka yang saya curi itu masih satu wilayah (Banjaran), saya tidak tau kalau disetiap tempat yang saya masuki ada uangnya karena saya hanya coba-coba masuk rumah,” akunya.

Kini akibat perbuatannya pelaku disangka telah melakukan tindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 362 KUHP dan terancam hukuman 5 Tahun penjara.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular