Saat temuan Kerangka manusia diotopsi di RSU KLungkung
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA,  balipuspanews. com -Setelah selesai melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia di sekitar Pura Ulun Suwi, Dusun Kawan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Jumat (15/11) lalu, namun pihak Polsek Banjarangkan masih belum bisa memastikan identitas dari kerangka wanita yang sudah menjadi tulang belulang tersebut.

Ada dugaan kerangka manusia yang sudah tidak utuh tersebut milik keluarga polisi yang hilang  sebelumnya.

Sementara itu Kapolsek Banjarangkan, AKP Ketut Suaka Purnawasa ketika dikonfirmasi,Senin (18/11), mengakui sudah ada satu orang warga yang melapor terkait penemuan kerangka manusia di sebelah barat Tukad Jinah tersebut. Warga yang melapor diakui anggota polisi dari Sat Narkoba Polres Klungkung, bernama IB Susila yang kehilangan kerabatnya satu tahun silam.

Hanya saja untuk memastikan identitas kerangka manusia tersebut perlu dilakukan otopsi dan tes DNA ,untuk mencocokkan identitas sebenarnya.

“Kami masih menunggu hasil hasil otopsi dan tes DNA dari tim labfor. Mudah-mudahan Senin ini sudah keluar,” ujar Kapolsek, Suaka Purnawasa.

Lebih jauh AKP  Ketut Suaka Purnawasa, menyebutkan anggota polisi (IB Subrata—red) tersebut yakin kerangka manusia berjenis kelamin wanita tersebut adalah keluarganya berdasarkan barang bukti yang ditemukan di TKP.

Diantaranya soal pakaian warna pink mirik korps baju Bhayangkari dan gelang rumah sakit yang berisi nomer keluarga. Hanya saja pihaknya di kepolisian tidak mau gegabah langsung menyerahkan kerangka itu.

“Kami masih menunggu hasil hasil otopsi dan tes DNA dari tim labfor. Mudah-mudahan Senin ini sudah keluar,” ujar Kapolsek, Suaka Purnawasa.

Demi kepastiannya, kerangka tersebut kemudian dibawa dari RSUD ke RS Sanglah untuk dilakukan otopsi dan tes DNA pada Sabtu (16/11) lalu.

Selain itu, setelah ada hasil, petugas juga akan mengambil tes DNA dari keluarga yang melapor untuk mencocokan apakah kerangka tersebut adalah identik keluarganya yang hilang.

“Walapun pihak keluarga yakin 80 persen kerangka manusia tersebut keluarganya, kami juga tidak gegabah langsung memberikannya. Kami juga harus kroscek penyebabnya meninggal.  Apakah kerangka tersebut korban pembunuhan atau sakit karena usianya sudah tua. Dan ini harus jelas,” ungkap Kapolsek, AKP Suaka Purnawasa.

Sementara itu terkait temuan kerangka manusia itu, Klian Subak Takmung, Kadek Sugiarta dikonfirmasi mengaku belum ada rencana akan menggelar pecaruan di Pura Ulun Suwi pasca penemuan kerangka manusia tersebut.

Apalagi pihaknya baru Minggu lalu  mendapat laporan terkait penemuan kerangka manusia di depan Pura Ulun Suwi  itu..

“Pura Ulun Suwi tersebut juga tidak hanya diempon warga subak Takmung, namun juga warga subak Lepang. Jadi kami akan kordinasikan lagi dengan krama subak Lepang. Setelah ada hasil baru kita jalankan,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan tulang belulang dan tengkorak manusia nyangkut dirimbunan pohon persisnya di depan Pura Ulun Suwi, Dusun Kawan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Jumat (15/11) sore lalu..

Kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan salah seorang warga setempat bernama, Made Tama sekitar pukul 16.30 wita. Kejadiannya berawal ketika Made Tama mencari buah nangka di depan Pura Ulun Suwi.

Nah, saat mencari buah nangka yang jatuh kebawah persisnya tiga meter dari pohon, dia kaget melihat tengkorak manusia nyangkut disela sela pohon. Atas kejadian tersebut, Tama langsung kabur dan melaporkannya ke Kadus Kawan, Nyoman Sudana.

Kadus Nyoman Sudana kemudian menghubungi anggota Bhabinkantibmas dan kemudian ditindaklanjuti ke Polsek Banjarangkan dan Mapolres Klungkung. Dari pantauan dilapangan, petugas Inafis Polres Klungkung langsung melakukan olah TKP terhadap kerang manusia tersebut.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, kerangka manusia diperkirakan seorang wanita. Hal ini melihat dari petunjuk pakian yang ditemukan di lokasi. Pakaian yang ditemukan warna pink mirip pakian anggota Kepolisian Klungkung.

Pihak keluarga IB Subrata sempat datang ke lokasi untuk memastikannya,tapi untuk lebih pastinya petugas membawa kerangka manusia tersebut ke RSUD Klungkung,untuk dilakukan otopsi,apa benar kerangka manusia tersebut keluarga dari IB Subrata yang hilang. (Sug/bpn/tim)