Tersangka Korupsi Hibah Bansos Ngenteg dan Simpul Ditahan Kejaksaan Klungkung
Tersangka Korupsi Hibah Bansos Ngenteg dan Simpul Ditahan Kejaksaan Klungkung
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Setelah sempat menghilang tersangka hibah Bansos Ketut Ngenteg saat dipanggil pihak Reskrim Polres Klungkung pada Senin(15/7) lalu akhirnya oleh pihak Reskrim Polres Klungkung melakukan penjemputan paksa kerumahnya di Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung pada Selasa(16/7) malam.

Selanjutnya pihak Reskrim Polres Klungkung pada Rabu (17/7) siang sekitar pukul 10 Wita menyerahkan para Tersangka kasus penyelewengan Hibah Bansos sebesar Rp 70 juta yang melibatkan oknum ASN Klungkung di Kantor Perpusda Klungkung Tersangka Nyoman Simpul asal Banjar Nyamping Desa Gunaksa, Dawan dan tersangka Ketut Ngenteg mantan dedengkot PDI.Perjuangan asal Banjar Pekandelan, Desa Nyalian, Banjarangkan, Klungkung, dilimpahkan kasusnya ke Kejari Klungkung.

Penegasan penyerahan para tersangka  itu dikemukakan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan. Bahkan Mirza Gunawan menyatakan sempat menahannya  di Polres, tersangka Ketut Ngenteg karena mangkir saat dipanggil ke Mapolres Klungkung.

” Kita lakukan penjemputan paksa dirumahnya pada Selasa (16/7) malam dean kita sempat tahan sebelum diserahkan ke Kejaksaan hari ini,”beber Mirza Gunawan.

Setelah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Klungkung .kedua tersangka didampingi pengacaranya Wayan Suniata, SH diperiksa secara marathon hampir 4 jam sekitar pukul 3.30 Wita kedua tersangka kasus penyalah gunaan Bansos pembangunan Pura fiktif ini kemudian digiring ke mobil tahanan Kejaksaan untuk ditahan selama 20 hari kedepan di LP Klungkung.

Menurut Kasi Intel  Kajari Klungkung Gusti Ngurah Anom Sukawinata ,SH menyebutkan  bertempat di Ruang Pidana khusus Kejaksaan Negeri Klungkung, telah dilksanakan Penyerahan Tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) perkara tindak Pidana Korupsi oleh Penyidik Polres Klungkung kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Klungkung, dengan tersangka I Nyoman Simpul ,S.Sos dan tersangka I Ketut Ngenteg, terkait sangkaan korupsi dana hibah provinsi Bali untuk pembangunan Pura Paibon Wargi Tutuan di Banjar Nyamping desa Gunaksa, kab. Klungkung sebesar Rp. 70 juta.

“Modus yang digunakan adalah dengan membuat proposal yang disusun secara Proforma (seolah olah sesuai ketentuan), dan pertsnggungjawaban yang seolah-olah benar, namun ada kenyataan bantuan hibah tersebut tidak pernah digunakan untuk membangun Pura Paibon tersebut,”terang Gusti Anom Sukawinata tegas. (Roni/bpn/tim)