dites urine oleh jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem pada Jumat (11/10/2019)
dites urine oleh jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem pada Jumat (11/10/2019)

KARANGASEM, balipuspanews.com – Enam orang petugas lapas kelas IIB Karangasem dan Satu orang petugas Bapas positif ETG (Alkohol) saat dites urine oleh jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem pada Jumat (11/10/2019).

Tes urine yang dilakukan secara mandiri ini menggunakan alat yang disebut Rapid Tes. Alat ini mampu menditeksi sejumlah zat – zat yang terkandung didalam urine seperti, Benzo, Anvitamin, Kokain, Mariyuwana, Morfin, Ganja, Alcohol dan Metavetamin.

Dalam kesempatan tersebut, total ada sebanyak 65 petugas yang dites Urine, 45 diantaranya adalah pegawai Lapas Kelas IIB Karangasem. Dari jumlah tersebut 39 dinataranya negatif sedangkan 6 orang sisanya positif mengkonsumsi Alkohol.

Selain petugas Lapas,10 orang petugas LPKA dan 10 orang petugas Bapas juga ikut dites hasilnya satu orang pegawai Bapas juga urinenya positif mengandung alkohol.

Kalapas Kelas IIB Karangasem, Rockidam mengatakan, tes urine dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi petugas lapas dari paparan narkotika karena ia tau para petugas lapas kerap kali bersentuhan dengan Napi kasus narkoba.

“Kita disini ingin tahu apakah aparat kita sudah bersih, disampinh juga untuk jaga – jaga agar petugas menjauhi dan tidak tegoda dengan barang haram tersebut,” kata Rockidam.

Tes kali ini merupakan tes yang ketiga kalinya sejak tahun 2018 lalu di Lapas Karangasem, sedangkan ditahun 2019 ini dilakukan pada bulan Februari dan Oktober.

Sementara itu Kepala BNNK Karangasem, AKBP. Ketut Artha dalam kesempatan tersebut mengatakan, terkait dengan hasil tes yang telah dilakukan, pihaknya mengembalikan kepada internal lapas untuk tindakan apa yang nantinya akan diberikan kepada petugas yang positif mengandung alcohol tersebut.

Pihaknya dari BNNK statusnya saat ini adalah posisi diundang untuk melakukan tes. Nah kalau misalnya BNNK sendiri yang melakukn sidak dan ada temuan baru BNNK yang akan menindaklanjuti.

Disatu sisi seluruh petugas yang hasil tesnya dipositif mengandung alkohol, mengakui bahwa sebelumnya ketujuh petugas ini sempat mengkonsumsi tual dan arak. (Rls/bpn/tim)