Sopir truk ditetapkan jadi tersangka (photo FB)
sewa motor matic murah dibali

Denpasar, balipuspanews.com – Sopir truk ditetapkan menjadi tersangka setelah terlibat kecelakaan maut yang menewaskan Ni Wayan Aliani (40) dan keponakannya Ni Kadek Maharani (1,5 tahun) di Jalan Labuan Sait Pecatu Kuta Selatan, Rabu (19/4) pagi.

“Sopir sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Namun belum bisa ditahan. Dia bersama kernetnya masih dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar,” ungkap Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan, pada Kamis (20/4) .

BERITA TERKAIT : Photo Truk Seruduk Rumah, Tewaskan Dua Orang Heboh di Medsos

Namun, sopir bernama I Komang Sukarma (40) kini berstatus belum bisa menahannya karena kondisinya masih sekarat dan dirawat di RSUP Sanglah bersama seorang kernetnya.

Dijelaskannya, dalam tragedy maut yang menewaskan dua orang, bibi dan keponakan, Ni Wayan Aliani dan Ni Kadek Maharani, masih diselidiki. Walau diduga kuat, tabrakan maut itu akibat rem truk blong, mantan Kapolsek Kuta Utara ini enggan berspekulasi.

“Surat suratnya lengkap. Kami masih dalami penyebab pastinya,” beber Kompol Heri.

Dijelaskan Kompol Heri, sebelum menabrak kedua korban hingga tewas, truk bermuatan kasur ini rencananya akan menuju ke Hotel. Setibanya di Jalan Labuan Sait, Pecatu Kuta Selatan, Rabu (19/4) sekitar pukul 11.00 Wita, truk berplat P 9101 VI meluncur dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat.

Truk yang disopiri I Komang Sukarma dalam posisi jalan menurun dan menikung. Diduga rem blong, truk meluncur cepat ke bawah dan tidak bisa menguasai kendaraan. Akibatnya, truk oleng ke kiri dan ke kanan. Sejurus kemudian, truk menabrak motor korban yang sedang berhenti dipinggir jalan.

“Korban baru pulang dari warung membeli sesuatu dan berhenti dipinggir jalan. Mereka masih berada di atas motor,” ujar Kompol Heri. Bukannya berhenti, truk malah menyeret motor dan kedua korban hingga menerobos ke rumah warga setempat. Nahas, ibu dan bayi tewas tergencet di pondasi rumah warga.

 

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here