Tiba-tiba Lemas saat Dibonceng, Seorang Petani Meninggal di Bungkulan

1041
Kapolsek Sawan AKP Ketut Wisnaya saat di lokasi kejadian di Banjar Dauh Munduk, Desa Bungkulan.

SAWAN, balipuspanews.com — Seorang petani bernama Wayan Landra (53) tiba-tiba lemas tak berdaya saat hendak berkunjung ke rumah rekannya di Banjar Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Senin (11/2) malam.

Tak berselang lama, pria malang asal Banjar Tegallinggah, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, itupun meninggal dunia.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan AKP Ketut Wisnaya mengungkapkan, kronologinya bermula saat Wayan Landra bersama rekannya Gede Sudarsana (46) hendak berkunjung ke salah seorang sahabatnya di Desa Bungkulan pada Senin (11/2) sekitar pukul 19.00 wita.

Namun ditengah perjalan, Wayan Landra tiba-tiba lemas dan tak berdaya. Melihat kejanggalan itu, Sudarsana langsung menghentikan laju sepeda motor yang dikendarainya dan menurunkan korban.

Mendapati keadaan tersebut, Sudarsana pun sempat panik. Ia kemudian meminta bantuan kepada sejumlah warga di sekitar lokasi, sebelum Sudarsana memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban di Desa Les.

“Kami menduga korban (Wayan Landra) terkena serangan jantung. Keterangan itu disampaikan Ketut Sunatra (47) selaku adik Landra, korban diketahui memang memiliki riwayat penyakit jantung,” ungkap Kapolsek Wisnaya, Selasa (12/2) siang.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban juga masih dalam kondisi lemas tak bernyawa tergeletak di tepi jalan.

“Pihak keluarga menerima kejadian itu, dan menyatakan diri menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Loading...