Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarTidak Ada Biaya Hidup, Ibu dan Anak Asal Rusia Diamankan di Rudenim

Tidak Ada Biaya Hidup, Ibu dan Anak Asal Rusia Diamankan di Rudenim

DENPASAR, balipuspanews.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar bersama dengan Satpol PP Kabupaten Klungkung dan pihak desa adat setempat mengamankan 2 Warga Negara (WNA) asal Rusia dari Pulau Nusa Penida.

Dua WNA asal Rusia itu yakni ibu dan anak berinisial AK,61, dan IK,34. Keduanya diketahui telah melewati batas waktu izin tinggal kunjungan dan tidak dapat melakukan perpanjangan karena kehabisan biaya hidup.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi, AK dan IK adalah pemegang izin tinggal kunjungan. Keduanya datang ke Bali untuk berwisata dan sempat tinggal di kawasan Amed, Karangasem.

Lantaran kehabisan biaya hidup, keduanya lantas berpindah tempat tinggal dan akhirnya terdampar di Nusa Penida. Pihak Imigrasi kemudian mengamankan keduanya untuk dilakukan interogasi.

“Keduanya ibu dan anak asal Rusia. Selama di Nusa Penida mereka hidup dari belas kasihan warga lokal,” terangnya, Rabu (13/4/2022).

Setelah dilakukan koordinasi, pihak desa adat merekomendasikan kepada yang bersangkutan untuk dideportasi meninggalkan wilayah Indonesia. Selanjutnya keduanya ditempatkan selama 2 malam di Ruang Detensi Imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

BACA :  Kalahkan Inggris 2:1, Spanyol Juara Euro 2024 

“Keduanya telah dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar untuk menunggu proses deportasi,” ungkap Tedy Riandy.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengapresiasi tindakan yang dilakukan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar bersama instansi terkait tersebut.

Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian sebagaimana disebutkan dalam pasal 78 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dapat dikenakan bagi Orang Asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia.

“Ibu dan anak itu segera akan dideportasi,” ujar Jamaruli.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular