Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Bali Klungkung Tidak Pakai Masker, 15 Warga Terpaksa Rogoh Kocek Rp. 100 Ribu Saat...

Tidak Pakai Masker, 15 Warga Terpaksa Rogoh Kocek Rp. 100 Ribu Saat Razia Prokes di Klungkung

SEMARAPURA, balipuspanews.com – 15 warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19 harus bayar denda Rp. 100 ribu karena tidak memakai masker saat tim yustisi Kabupaten Klungkung melakukan razia di jalan raya Takmung, Banjarangkan, Klungkung, Bali, Jumat (16/10/2020).

Selain 15 warga yang terpaksa merogoh kocek dari sakunya, 13 warga diberikan teguran karena tidak benar dalam menggunakan masker.

Operasi yustisi melibatkan tim gabungan Pol PP Klungkung, bersama TNI dan Kepolisian.

Kasatpol PP/Damkar Klungkung Putu Suarta,SH menyebutkan, penertiban prokes menyasar pengguna jalan yang melintas di kawasan di jalan Takmung.

“13 pelanggar mendapat sanksi surat pembinaan atau teguran karena tidak memakai maskernya dengan baik dan benar, serta 15 pelanggar mendapat sanksi berupa denda masing-masing Rp. 100.000, karena sama sekali tidak memakai masker sehingga diambil tindakan tegas dari petugas,” kata Putu Suarta.

Menurut Suarta, selama melaksanakan sidak penindakan bagi pelanggar prokes di Bumi Serombotan, Tim Yustisi berhasil mengumpulkan denda tilang sebesar Rp. 2,9 juta.

Turut hadir turun dalam operasi Gabungan Yustisi ini Waka Polres Klungkung Kompol Sindar Sinaga,SP beserta unsur pimpinan Polres Klungkung serta anggota. Hadir pula Danramil Banjarangkan beserta anggota, Pol PP dan juga unsur kecamatan Banjarangkan.

“Tujuan dilakukan Operasi Yustisi adalah untuk menertibkan masyarakat agar disiplin dan mengikuti protokol kesehatan serta sadar akan bahaya covid-19 serta terhindar dari covid-19 sekaligus mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19 di masyarakat,” ujar Wakapolres Klungkung Kompol Sindar Sinaga

Dalam kesempatan tersebut baik Kasat Pol PP & PMK Putu Suarta maupun Wakapolres Kompol Sindar Sinaga menghimbau masyarakat agar memakai masker dengan baik dan benar yaitu menutupi hidung dan mulut, jangan hanya membawa yang artinya masyarakat bila membawa masker jangan hanya ditaruh disaku, di tas bahkan di bagasi motor dan masker baru dipakai saat petugas ada.

Putu Suarta menilai masyarakat banyak keliru menilai penerapan denda. Menurut Suarta, itu bukan tujuan petugas. Tujuan yang utama adalah menyadarkan masyarakat agar disiplin memakai masker guna bersama – sama memutus rantai penyebaran Covid 19, sehingga status Bali yang masih zona merah bisa turun ke zona hijau yang berdampak pada pemulihan pariwisata dan ekonomi.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of