Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarTidak Patuhi Prokes, 4 Tempat Usaha Ditutup

Tidak Patuhi Prokes, 4 Tempat Usaha Ditutup

DENPASAR, balipuspanews.com – Sebanyak empat tempat usaha di Kota Denpasar ditutup oleh Tim Yustisi Kota Denpasar karena diduga melanggar protokol kesehatan (Prokes) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19. Ke empat tempat usaha itu yakni dua tempat gym kebugaran dan dua salon kecantikan.

Menurut Kasat Pol PP kota Denpasar, I Dewa Gede Anom ke 4 tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan itu terletak di sepanjang Jalan Gatsu Barat, Gatsu Tengah.

“Ya Tim Yustisi Gabungan telah menutup sementara 4 tempat usaha selama PPKM Darurat. Jika ada usaha yang menimbulkan kerumunan terpaksa kami tutup,” tegas Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi wartawan, Rabu (7/7/2021).

Dia berharap agar selama pelaksanaan PPKM Darurat, pelaku usaha untuk bisa mengikuti peraturan Pemerintah agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Jadi ke 4 tempat usaha ini membuat kerumunan dan tidak menerapkan prokes sehingga terpaksa kami tutup sementara,” imbuh Sayoga.

Dijelaskannya, dalam kesempatan ini pihaknya juga melakukan penertiban PPKM Darurat secara stationer dan mobile. Untuk stationer dilaksanakan di Pos Penyekatan Simpang Cokroaminoto-Jalan Gunung Galunggung.

BACA :  Pantau Dua TPS di Desa Pedawa, Pj Bupati Buleleng Dibonceng Warga

Kemudian, secara mobile Tim bergerak dari depan Mapolresta Denpasar menyisir sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat-Jalan Gatot Subroto Timur. Sedangkan Tim lainnya menyisir dari depan Polresta menuju Jalan Gatsu Barat Tengah Kota Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya menertibkan 6 pelanggar prokes. Dari jumlah yang melanggar 1 orang di denda di tempat, dan 5 orang diberikan pembinaan karena salah memakai masker.

Seperti penertiban sebelumnya, kali ini pelanggar juga diberikan efek jera, sehinga dalam kesempatan itu pelanggar juga diberikan sanksi fisik (push up) di tempat dan harus menandatangani surat pernyataan tidak melanggar lagi.

“Jika kemudian hari ditemukan melanggar lagi, mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas,” ujarnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular