Selasa, Februari 27, 2024
BerandaKarangasemTiga Hari Melarikan Diri, Polisi Ringkus Residivis Pelaku Penganiayaan

Tiga Hari Melarikan Diri, Polisi Ringkus Residivis Pelaku Penganiayaan

KARANGASEM, balipuspanews.com – Unit Reskrim Polsek Bebandem meringkus pria berinisial IKS alisa MD warga Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem setelah 3 hari melarikan diri dari kejaran polisi atas aksi dugaan penganiayaan kepada seorang warga yang dilalukannya pada Minggu (5/3/2023) lalu.

“Pagi ini setelah mendapat informasi dari warga bahwa ada yang melihat pelaku penganiayaan IKS alias MD pulang ke gubuknya yang berlokasi di Banjar Dinas Mumbul, dimana pelaku telah melarikan diri selama 3 (tiga) hari sejak melakukan Penganiayaan terhadap Korban berinisial IKD, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Bebandem, Ipda. I Gede Alit seijin Kapolsek Bebandem, AKP. I Nengah Sunia, Rabu (8/3/2023).

Usai mendapat informasi tersebut, personil unit reskrim langsung bergerak menuju lokasi pelaku. Namun sesampainya dilokasi anggota kepolisian sempat tidak menemukan pelaku karena pelaku sempat bersembunyi dibelakang tumpukan Kayu Bakar.

Namun setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga pelaku, akhirnya target mau keluar dan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, hingga selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Polsek Bebandem.

Sebelumnya, pada Minggu (5/3/2023) pagi aksi penganiayaan dilakukan pelaku terhadap korban berinisial IKD bertempat di jalan setapak di Banjar Dinas Mumbul, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem. Awalnya, korban mencari janur di kebun miliknya yang berlokasi tidak jauh dari kebun milik pelaku.

BACA :  Kemen PPPA Dorong Perusahaan Miliki Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan

Usai mencari janur, korban kemudian bermaksud untuk membawa janur yang dicarinya ke pelanggan, namun saat melintas di jalan setapak yang melewati kebun milik pelaku, tiba-tiba pelaku menyerang korban dari belakang dengan menggunakan sebatang kayu uyung hingga mengenai kepala korban.

Tak sampai disana, korban yang kesakitan sempat lari menyelamatkan diri, hanya saja pelaku dengan sigap mengejar korban dan kembali memukul korban secara membabi-buta. Beruntung warga yang berada di sekitar lokasi mengetahui aksi tersebut dan langsung melerai.

Usai dilerai, korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Balimed Karangasem untuk mendapat perawatan. Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala hingga harus mendapat sebanyak 29 jahitan, serta luka lecet pada jari tangan dan luka memar pada pinggang hingga harus dirawat inap selama 2 hari.

“Untuk Pelaku disangkakan Pasal Penganiayaan yaitu Pasal 351 KUHP dengan ancaman Hukuman 2 tahun 8 bulan, namun menurut warga bahwa Pelaku sudah pernah dihukum dalam perkara Pembunuhan sekira tahun 1990 dan divonis 15 tahun penjara,” terang Alit.

BACA :  Sosialisasikan Program JKN, Kepala BPJS Kesehatan Denpasar Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular