Selasa, Februari 27, 2024
BerandaBulelengTiga Hari Pencarian Nelayan Asal Bungkulan Belum Ditemukan

Tiga Hari Pencarian Nelayan Asal Bungkulan Belum Ditemukan

BULELENG, balipuspanews.com – Proses pencarian terhadap Kadek Sunarna, 45, nelayan asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng yang hilang saat melaut terus dilakukan. Namun sampai hari ketiga tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban yang hilang sejak Senin (28/8/2023).

Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana dikonfirmasi Rabu (30/8/2023) menyebutkan proses pencarian terhadap nelayan yang diperkirakan hilang di perairan Yeh Sanih itu dilakukan mulai pukul 06.00 WITA.

Selama proses pencarian sejumlah pihak seperti anggota Basarnas Bali, Sat Polariud Polres Buleleng, TNI AL, relawan nelayan, dan keluarga ikut terlibat melakukan penyisiran di laut dan pesisir pantai.

Untuk proses pencarian di laut anggota Basarnas dan sejumlah nelayan memakai perahu karet dan lima jukung (perahu) yang menyasar hingga Pelabuhan Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan dengan perluasan hingga 26 nauctical miles.

“Pencarian terus kami intensifkan hingga hari ketiga ini. Tapi sejauh ini belum ada ditemukan tanda-tanda keberadaan dari target yang diperkirakan belum pulang sejak Senin kemarin,” terangnya.

BACA :  Tuntaskan Perbaikan Jalan, Nusa Penida Digelontor Dana Sebesar Rp 56 M

Disamping melakukan pencarian dititik yang disebutkan sebelumnya, Dudi bersama Tim juga sempat menerima informasi dari salah seorang nelayan yang mengaku melihat jukung korban dengan ciri-ciri berwarna putih, strip bagian bawah biru dan tulisan “Sumber Rejeki” di bagian lambung kiri dan kanan. Akan tetapi infomasi itu belum bisa dipastikan keberadaannya, mengingat jarak pandang yang terbatas.

“Memang sempat ada infomasi itu. Hanya saja belum bisa dipastikan mengingat jarak pandangan yang terlalu jauh dan terbatas. Kami Kemarin sudah melakukan pencarian di semua rumpon namun sampai sekarang masih nihil,” imbuhnya.

Dudi pun menerangkan jika pencarian sejak hari pertama hingga hari ketiga ini berjalan lancar dan didukung cuaca yang bagus baik dari kecepatan angin maupun gelombang laut. Namun untuk proses pencarian akan tetap dilaksanakan sesuai Undang-undang (UU) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Dimana proses pencarian akan dilakukan selama tujuh hari dan akan dievaluasi setiap harinya.

Disisi lain, Ketua Kelompok Nelayan Segara Lukluk, Desa Bungkulan, Ketut Sukrawan menceritakan bahwa korban berangkat melaut sendiri dan mengenakan celana training warna hitam dengan jaket warna biru. Bahkan korban diketahui tidak memakai pelampung atau life jacket. Menurutnya ada beberapa kemungkinan Kadek Sunarna belum kembali, salah satunya dihantam ombak sehingga perahunya terbalik.

BACA :  Nyaris Lolos, Dua Terduga Pelaku Curanmor Diringkus di Kapal

“Bisa dipastikan jika perahunya terbalik, yang bersangkutan pasti tidak jauh-jauh dari perahunya. Mengingat tidak mengenakan life jacket,” singkatnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular