Ilustrasi jambret. Sumber gambar muria news
Ilustrasi jambret. Sumber gambar muria news

KUTA, balipuspanews.com- Kawanan jambret yang beraksi di wilayah kampung turis Kuta seakan tidak pernah habis. Banyak yang sudah ditangkap bahkan ditembak kakinya, tapi masih ada juga yang beraksi.

Bukan rahasia umum lagi, sebagai daerah destinasi wisata dunia, wilayah Kuta selalu dibanjiri wisatawan asing mancanegara. Ramainya kunjungan wisatawan asing di Kuta menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku kejahatan seperti kawanan jambret. Mereka beraksi saat korban lengah dan merampas barang barang yang nilainya belasan juta rupiah.

Dalam 3 hari terakhir, tercatat ada tiga wisatawan asing asal Korea, Malaysia dan Ukraina yang menjadi korban jambret. Modus yang digunakan para pelaku yakni merampas Iphone korban saat akan melihat lokasi dengan google maps. Kasus ini sudah dilaporkan korbannya ke Polsek Kuta.

Informasi menyebutkan, seorang  wisatawan asal korea Soul, Song Juhee ,25, menjadi korban jambret di Jalan Bypass Ngurah Rai depan Bali Mall Galeria, pada Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 21.50 Wita. Perempuan yang menginap di Kuta Royal ini mengalami kerugian Rp.11.700 juta setelah Iphone miliknya dijambret pelaku.

“ Korbannya pelajar asal Korea. Iphone milik korban dijambret pengendara motor saat akan melihat Google Maps di jalan,” terang sumber.

Di hari yang sama, tepatnya sekitar pukul 00.00 Wita, korban jambret bertambah. Daniel Albert Isaac asal Malaysia dijambret saat berjalan kaki di Jalan Sunset Road tepatnya di depan Brits Hotel Legian.

Pria ini kaget saat menerima telpon dari temannya, tiba-tiba didatangi pengendara motor dan langsung menyambar Iphone miliknya seharga Rp 15 juta. Korban yang menginap di Fame Hotel Kuta ini berusaha mengejar namun pelaku kabur di tengah malam.

Sebelumnya, Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 23.00 Wita, korban jambret menimpa seorang perempuan asal Ukraina, Vasylynazhuk, 23. Korban dijambret di Jalan Raya Kuta depan SPBU Kuta saat mengendarai motor. Iphone milik korban digasak pelaku saat melihat lokasi melalui google maps.

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta yang menerima laporan jambret langsung melakukan penyelidikan dilapanga. Dari tiga kasus yang menimpa wisatawan asing, polisi berhasil menangkap pelakunya. Hal ini disampaikan Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, pada Kamis (23/1/2020).

“ Ya benar, sudah ada yang kami amankan,” terangnya singkat.

Iptu Ika mengatakan pihaknya belum bisa membeberkan ke media karena masih ada pelaku lain yang kini dikejar. Dalam waktu dekat penangkapan ini akan dibeber ke media massa.

“ Masih kami kembangkan, sabar ya,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Kuta Utara ini. (pl/tim/bpn)