Tiket Ludes, Bali Revival Berlangsung Semarak

Hari pertama Bali Revival 2020, di Rooftop Parkir Area Monkey Forets, Ubud, Gianyar, Sabtu (15/8).
Hari pertama Bali Revival 2020, di Rooftop Parkir Area Monkey Forets, Ubud, Gianyar, Sabtu (15/8).

UBUD, balipuspanews.com – Kali pertama semenjak pandemi Covid-19 menyasar Bali, konser musik digelar dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Seperti yang diselenggarakan, hari ini Sabtu (15/8) Bali Revival Bali Era Baru Festival, di Rooftop Parkir Area Monkey Forest, Ubud, Gianyar.

Dengan kapasitas dibatasi, tiket yang ditarget sebanyak 70 mobil per hari selama tiga hari akhirnya ludes terjual.

Mengingat acara atau konser sangat berbeda dari biasanya, dimana pengunjung langsung langsung memasukkan mobil ke tempat acara dan berjejer rapi dan jarak yang diatur sedemikian rupa guna menghindari phsycal distancing.

Pimpinan Focus Production sekaligus inisiator Bali Revival, Yos Darmawan mengatakan respon masyarakat sangat antusias terhadap yang teman-teman di Bali, pasalnya baru pertama kali setelah enam bulan tidak menikmati hiburan dan berdiam diri di rumah.

“Sangat tinggi respon masyarakat,” jelasnya.

Pria yang karib disapa Yos menyebut, konsep konser seperti ini pertama kali digelar di Bali dengan konsep piknik style, dimana penonton menyaksikan atau menikmati musik seperti orang piknik yaitu bisa sambil duduk lesehan di samping atau diluar mobil.

“Untuk target 70 mobil terpenuhi, bahkan ada yang mau menonton, tapi maaf tidak bisa karena terbatas. Disamping itu, pembelian tiket dilakukan melalui online dan dengan prosedur yang sangat panjang, salah satunya menyatakan diri sehat,” imbuhnya.

Menurut Yos, adapun peserta yang hadir dalam konser ini yaitu peserta atau temen-temen di Bali, kalangan ekpatriat yang lagi di Bali.

Untuk artis yang mengisi acara selam tiga hari ini sementara hanya 9 artis, dengan durasi 90 menit per saru hari konser. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejenuhan agar bisa menikmati musik dengan dari awal sampai akhir tinggal ditempat.

“Pesan yang ingin kami sampaikan agar masyarakat memahami dan bisa mendisiplinkan diri kalau ingin membuat ivent, belajar membiasakan diri dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mengecek suhu tubuh,” pungkasnya mengakhiri.

Pantauan di lapangan, penyelenggaraan Bali Revival pada hari pertama sangat disiplin terkait protokol kesehatan, mulai dari baru memasuki sudah dilakukan pengecekan suhu tubuh, jarak mobil diatur, hingga wanti-wanti penyelenggara juga mengingatkan protokol kesehatan.

Saking antusiasnya, karena konser musik pertama kali digelar, pengunjung sangat menikmati suguhan dan lantunan lagu dari para artis-artis Bali yang lama tidak manggung.

Adapun band yang tampil pada hari pertama yaitu, Manja, Di Ubud, dan Dialog Dini Hari.

Vocalis Di Ubud Band, Krisna Purpa mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Bali Revival dan dirinya dapat tampil menghibur masyarakat Bali.

Dirinya mengaku semenjak pandemi hampir enam bulan, baru kali ini bisa tampil manggung. Ia berharap semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering digelar di Bali.

Menariknya lagi, tak sedikit pula dijumpai mobil-mobil klasik menghiasi deretan halaman Rooftop parkir area Monkey Forest dimana tempat konser Bali Revival diselenggarakan.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan