Operasi duktang
Operasi duktang
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com – Sebagai pintu gerbang masuk Bali, kelurahan Gilimanuk memang menjadi tempat pertama menrima penduduk pendatang (duktang). Namun selain banyak Duktang yang tinggal sementara di Gilimanuk, tidak melaporkan keberadaanya juga kehadiran mereka sering menganggu kenyamanan warga.

Banyaknya Duktang yang tidak tertib administrasi kependudukan itu disikapi aparat kelurahan Gilimanuk. Sabtu (21/9) malam tim kelurahan yang dipimpin Sekretarus Kelurahan (Seklur) IB Tpny Wirahadikusuma, menggelar oprasi penertiban. Tim kelurahan yang terdidi dari Seksi Trantib, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas dan kepala lingkungan itu bergerak mulai pukul 21:09 dengan sasaran tempat-tempat yang menampung Duktang atau yang memepekerjakan duktang.

Satu persatu rumah – rumah kos yang menampung Duktang didatangi dan penghuninya diminta menunjukan indentitas. Mereka yang sudah lama tinggal namun tidak bisa menujukan surat lapor diri maupun surat keterangan tinggal sementara (SKTS) KTP nya diamankan dan diminta untuk datang ke kantor kelurahan. Selain kos-kosan, tim juga menyasar tempat hiburan malam yang mempekerjakan Duktang.

Berbagai alasan terlontar dari Duktang yang terjaring. Ada yang mengaku belum sempat mengurus atau karena sibuk bekerja. Ada juga yang mengaku baru akan pulang kampong untuk mencari persyaratan mengurus SKTS. Sampai oprasi selesai dilaksanakan ada 60 orang Duktang yang terjaring.

Mereka terdiri daru 36 orang laki-laki dan 24 orang peremnpuan. Mereka ada yang bekerja sebagai buruh proyek, pedagang, penjual jasa mapun bekerja di tempat hiburan malam dan di berbagai perusahan. “Mereka akan kita panggil ke kelurahan Senin (23/9) untuk diberikan pembinaan dan diminta untuk membuat surat lapor diri serta mengurus SKTS,” ujar IB Tony Wirahadukusuma.

Menurutnya oprasi Duktang ini dilaksanakan untuk menciptakan situasi Kamtibmas di Kelurahan Gilimanuk yang memrupakan pintu gerbang bali dengan mobilisasi penduduk keluar masuk Bali yang padat.

“Selain untuk menertibkan administrasi kepndudukan, kita juga meminta agar Duktang yang tinggal di Gilimanuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tidak sampai menganggu tentangga,” jelasnya.(nm/bpn/tim)