Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarTim Labfor dan Polresta Masih Kumpulkan Bukti Kebakaran Gudang Gas Elpiji

Tim Labfor dan Polresta Masih Kumpulkan Bukti Kebakaran Gudang Gas Elpiji

DENPASAR, balipuspanews.com – Hari kelima penyelidikan insiden kebakaran di gudang gas elpiji di Jalan Cargo Permai Taman I, Ubung Kaja, Denpasar Utara, belum final. Pihak kepolisian Polresta Denpasar dan Tim Laboratorium Forensik Polda Bali telah mengumpulkan berbagai bukti-bukti pendukung terjadi kebakaran tersebut. Bukti-bukti ini nantinya akan disinkronkan untuk mencari titik terang penyebab kebakaran gudang milik boss gas yang berinisial S.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis (13/6/2024). Dijelaskannya, hingga kini tim gabungan Satreskrim Polresta Denpasar dan Labfor Polda Bali sedang menyelidiki berbagai temuan di lapangan, terkait peristiwa yang menewaskan 7 karyawan gas.

Temuan-temuan ini akan dikumpulkan dan dievaluasi. Seperti, terkait temuan titik awal api dengan keterangan saksi-saksi serta temuan-temuan lainnya.

Dibenarkannya, Tim Labfor Polda Bali sudah turun kembali ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Pengecekan ini untuk melakukan sinkronisasi titik awal api dengan keterangan saksi-saksi. Nanti kalau sudah sinkron dan mantap semuanya baru akan disampaikan lewat preskon yang akan digelar oleh Polresta Denpasar,” ungkap Kombes Jansen.

BACA :  BKKBN Wakili Indonesia Hadiri Forum Tahunan Partners in Population and Development di Dhaka

Namun, mantan Kapolresta Denpasar ini enggan menjelaskan apa saja yang ditemukan penyidik kepolisian. Ia mengatakan pihak kepolisan tidak terburu-buru untuk menghindari kesalahan.

Terlebih, dalam kasus ini banyak menelan korban jiwa. Bahkan saat ini keluarga para korban yang meninggal masih berduka. Termasuk juga para korban yang sedang dirawat di rumah sakit.

“Proses penyelidikan masih terus berjalan. Kita (polisi) menjaga kenyamanan dari keluarga korban, baik yang sedang menjalani perawatan dan juga yang meninggal dunia. Jangan sampai nanti menetapkan A ternyata hasil Labfornya B,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, gudang gas elpiji milik S meledak dan terbakar pada Minggu 9 Juni 2024 sekitar pukul 06.00 WITA. Peristiwa kebakaran itu juga menghanguskan gudang pipa milik PT Tratas Inti Bangunan, Jalan Cargo Permai Taman II. Kedua gudang ini saling membelakangi. Dimana tembok bagian belakang kedua gudang berdempetan.

Akibat peristiwa itu, 18 orang karyawan alami luka bakar dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Hingga Kamis 13 Juni 2024 sudah ada 7 korban yang meninggal dunia, 6 korban saat dirawat di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah dan satu korban di RSUD Wangaya, Denpasar.

BACA :  Bagaimana Undang-Undang Ketenagakerjaan Jerman Mencegah Lamine Yamal Bermain 90 Menit di Euro 2024

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular