Tim Pemantau Rapat Darurat Masalah Komunikasi, Hujan Mengguyur Kaki Gunung

Gunung Agung

Karangasem, balipuspanews.com – Tim pemantau Gunung Api melakukan diskusi daruat terkait antisipasi gangguan alur informasi komunikasi melalui telpon, HT, jika nanti terjadi gunung meletus.

“Tadi rapat membicarakan tentang alur komunikasi antisipasi jika suatu saat terjadi hal yang bersifat darurat,” kata I Gede Suartika, Kepala bidang mitigasi Gunung api PPMBG /BG ESDM ketika dimintai keterangannya usai rapat di Kantor Pemantauan Gunung Api, Desa/Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (7/10).

Rapat ini menyatukan persepsi agar dalam menyampaikan informasi penting tidak terjadi keterlambatan apalagi terjadi gangguan komunikasi saat situasi darurat.

Disisi lain, terkait beredarnya foto Gunung Agung yang memperlihatkan kemunculan asap agak berwarna gelap, Suartika menampiknya.

Menurutnya warna gelap yang ditampilkan dalam foto karena dalam pengambilan fotonya pada saat situasi di pagi hari kemungkinan perubahan warna tersebut diakibatkan oleh efek cahaya matahari.

Meskipun demikian, diakuinya aktivitas Gunung Agung saat ini masih sangat tinggi, bahkan belum menunjukkan indikasi penurunan.

Sementara itu berdasarkan pemantauan hujan lebat terus terjadi di Kabupaten Karangasem.

Bahkan di kaki gunung mulai menampakkan cuaca dingin, kendatidemikian masih banyak warga yang melakukan aktivitas.

Seperti biasa warga yang berada di Zona merah kalau malam hari ada di pengungsian, sedangkan pagi hari beraktivitas di tempat asalnya.

 

Tinggalkan Komentar...