Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarTim Yustisi Denpasar Selidiki Aksi Vandalisme di Extreme Park Lumintang

Tim Yustisi Denpasar Selidiki Aksi Vandalisme di Extreme Park Lumintang

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim Yustisi Kota Denpasar menindak tegas aksi vandalisme yang terjadi Taman Extreme Park di kawasan Lumintang.

Satpol PP Kota Denpasar yang mendapat laporan dari warga langsung turun ke lokasi, dan pelakunya sudah kabur duluan, Sabtu (21/8/2021).

Kasat Pol PP Kota Denpasar, Gede Dewa Anom Sayoga yang memimpin anggotanya mendapati extreme park yang dibuat untuk memberikan wahana bagi anak-anak muda Denpasar berkreatifitas keliatan kotor dengan ulah vandalisme.

“Kami akan selidiki siapa yg oknum yang melakukan ini, jika ketemu kami akan ambil tindakan tegas,” kata Sayoga, Sabtu (21/8/2021) di Denpasar.

Lebih lanjut dia mengatakan fasilitas yang dibuat oleh pemerintah hendaknya ikut dirawat sehingga bisa dimanfaatkan oleh anak anak muda untuk hal hal yang positif.

Karena pelakunya belum diketahui dan masih kita selidiki. Maka untuk menangani kasus ini kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perkim agar coretan ini dapat segera dibersihkan.

“Dan kami berharap semua masyarakat agar dapat bekerjasama dalam menjaga fasilitas umum yang sudah disiapkan pemerintah sehingga dapat berguna dan berfungsi dengan baik,” harap Dewa Sayoga.

BACA :  Tumben, PDAM Tirta Amerta Jati Jembrana Untung

Selain itu ia menambahkan Tim Yustisi Kota Denpasar selalu rutin laksanakan sidak termasuk pemantauan protokol kesehatan, baik secara stationer maupun mobiling.

Kegiatan ini menyasar beberapa titik serta tempat-tempat yang berpotensi keramaian di Kota Denpasar.

“Pendisiplinan ini dilaksanakan guna mengingatkan dan memastikan seluruh masyarakat telah menaati penerapan protokol kesehatan pada masa pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Denpasar,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam giat kali ini dilaksanakan secara stationer dan mobiling. Untuk tim stationer melaksanakan pemantauannya di Lapangan Puputan Badung, dengan menyasar masyarakat yang masih melaksanakan aktifitas di lapangan.

Sementara untuk tim mobiling melaksanakan pemantaunnya di pasar-pasar tradisional serta melaksanakan patroli yang dimulai dari Polresta Denpasar dengan menyisir seluruh wilayah Kota Denpasar lalu kembali lagi ke Polresta Denpasar.

“Dalam pemantauan kali ini kami tidak menemukan pelanggaran. Namun kami tetap berusaha untuk mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah serta tetap mengikuti anjuran prokes, sehingga kedepannya tidak ada lagi kasus penyebaran virus di Kota Denpasar,” pungkas Dewa Sayoga.

BACA :  Masterplan Pengembangan Pelabuhan Gilimanuk Akan Didesain Kembali

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular