Timbunan Sampah Banjir Dibersihkan

Pembersihan sampah kayu yang terbawa oleh air bah
Pembersihan sampah kayu yang terbawa oleh air bah

NEGARA, balipuspanews.com – Banjir bandang yang terjadi di sungai Yeh Satang dua hari lalu bukan saja mengerus rumah dan menghanyutkan ternak warga. Banjir yang datang dari hulu sungai di hutan itu juga membawa sampah termasuk batang, dahan, dan ranting pohon.

Sampah yang terbawa air bah itu menumpuk begitu banyak di Pantai Medewi, Pekutatan. Lautan sampah kayu itu selain mengotori pantai, juga membuat nelayan tidak bisa melaut. Untuk membersihkan lautan sampah kayu itu, Minggu (17/01/2021 ) anggota Polri/TNI dan masyarakat melakukan pembersihan.

Karena banyak batang kayu berukuran besar yang diduga sisa penebangan liar di hutan itu, maka petugas harus mengerahkan tiga unit alat berat. Batang kayu yang besar itu dipotong-potong lebih dahulu dengan gergaji mesin, lalu diangkat dengan mengunakan alat berat.

“Kalau tidak dibersihkan kami tidak bisa melaut karena tidak bisa menurunkan perahu,” ujar seorang nelayan.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, yang memimpin bersih-bersih itu menyampaikan personel Polres Jembrana memang diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan tumpukan sampah akibat banjir bandang yang terjadi dua hari lalu.

“Air memang telah surut, namun masih menyisakan puing-puing, lumpur serta tumpukan sampah yang perlu segera dibersihkan agar tidak menimbulkan penyakit bagi warga masyarakat yang ada disekitar,” ujarnya.

Selain menggelar kerja bakti di Pantai Medewi, sebelumnya personel Polres Jembrana juga membantu warga masyarakat untuk membersihkan material banjir yang berada di rumah-rumah warga, sedangkan untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir, Polres Jembrana juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako.

Penulis : Anom Suardana 

Editor : Oka Suryawan