Pos Sekat yang berada di pintu masuk wilayah Buleleng timur tepatnya di Desa Tembok
Pos Sekat yang berada di pintu masuk wilayah Buleleng timur tepatnya di Desa Tembok

BULELENG, balipuspanews.com – Kesiapan Kabupaten Buleleng untuk menjalani tatanan kehidupan era baru telah benar benar terlihat.

Bahkan dalam beberapa waktu sebelumnya berbagai keputusan telah diambil untuk mempertegas kesiapannya. Salah satunya adalah menutup pos sekat di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengungkapkan terkait penutupan pos sekat di Desa Tembok akan dimulai, Jumat (10/7) langsung ditutup.

Hal tersebut dilakukan sebab pihaknya melihat dari sisi frekuensi pemeriksaan sangat rendah dilakukan di lokasi tersebut.

Sehingga hal Itu berarti, membuktikan mobilitas masyarakat disana juga rendah. Bahkan sampai saat ini tidak ada kasus yang serius. Jadinya tidak alasan untuk pos sekat tersebut diperpanjang.

“Pada tanggal 9 Juli 2020 telah dimulai tatanan kehidupan era baru. Tentu harus lebih rileksasi lagi,” ungkapnya Kamis (9/7/2020).

Lanjut Suyasa menerangkan meski satu pos sekat di wilayah timur Buleleng akan ditutup. Hal tersebut berbalik dengan pos sekat di Labuan Lalang yang akan tetap beroperasi. hal itu disebabkan mobilitas disana sangat tinggi.

Bahkan bisa dikatakan termasuk yang datang melewati Labuan Lalang berasal dari provinsi lain yang sampai saat ini masih menghadapi penularan Covid-19 yang masif.

Sehingga dengan beberapa hal tersebut, tentunya menjadi pertimbangan khusus bagi pemerintah untuk tetap membuka pos sekat di Labuan Lalang.

“Sesuai dengan surat Bupati Buleleng tentang lamanya penyekatan adalah 30 hari. Berarti di Labuan Lalang akan ditutup pada 23 Juli 2020. Hal ini mengingat penyekatan dibuka pada 30 Juni 2020,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments