Rapat Kordinasi terkait pembentukan Polres Baru di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Rapat Kordinasi terkait pembentukan Polres Baru di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com- Polda Bali berencana akan meningkatkan pengamanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung dengan membentuk Polres di Bandara Ngurah Rai. Bahkan, surat usulan pembentukan Bandara Ngurah Rai ke Mabes Polri sudah ditandatangani Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Tujuan utama yang menjadi alasan pembentukan Polres Bandara, yaitu Bandara Ngurah Rai sebagai pintu masuk penerbangan internasional terbesar di Indonesia dan setara dengan Bandara Soekarno-Hatta.

Polri di tingkat Polres menjadi garda terdepan dalam pengamanan orang dan barang yang keluar masuk Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Surat usulan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Srena Polri. Tim Study Kelayakan Srena Polri yang dipimpin Karo Lemtala Srena Polri, Brigjen Pol Drs. Yasdan Rivai, M.Hum langsung langsung meninjau Bandara Ngurah Rai, Selasa (17/9/2019).

Tak hanya itu, Srena Polri juga melaksanakan rapat koordinasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Badung, Irwasda Polda Bali, Kapolresta Denpasar, General Manager Angkasa Pura, Bea Cukai, Imigrasi, Camat Kuta, Kepala Desa Tuban serta Pejabat Utama Biro Rena Polda Bali dan Polresta Denpasar.

Selain itu, Srena mengadakan pertemuan di Mapolda Bali, Rabu (18/9) sekitar pukul 08.30 Wita dihadiri Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha, Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya dan Direktur Intelkam Polda Bali, Kombes Pol. Drs. Wahyu Suyitno.

Selain membahas rencana pembentukan Polres Bandara Ngurah Rai, Brigjen Pol Drs. Yasdan Rivai, M.Hum juga melaksanakan verifikasi terhadap aplikasi SIK3 (System Informasi Klasifikasi Kesatuan Kewilayahan).

SIK3 adalah aplikasi terintegrasi berbasis web service untuk memasukan dan memperbaharui data sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, dan dapat termonitor secara langsung oleh kesatuan di atasnya. Aplikasi ini mengolah data suatu kesatuan kewilayahan yang nantinya menghasilkan nilai. Nilai ini yang akan menentukan tipe kesatuan tersebut.

“Kedatangan kami ke Bali mengecek langsung lokasi lahan rencana pembangunan dan melakukan kajian studi kelayakan terbentuknya Polres Bandara Ngurah Rai nanti. Kami nanti akan meneruskan usulan dari Polda Bali ke MenPAN-RB. Nanti atas izin menteri lah baru bisa Polres Bandara Ngurah Rai dibentuk,” jelas Brigjen Yasdan Rivai.

Sementara Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha menjelaskan, pembentukan Polres Bandara Ngurah Rai sangat tepat karena Pulau Bali yang dijuluki Pulau Surga, Pulau Seribu Pura, Pulau Dewata, Pulau Toleransi ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Selain dinyatakan sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia, Bali juga sering dijadikan tempat penyelenggaraan event besar bertaraf internasional yang dihadiri setingkat Kepala Negara, Menteri dan Raja di dunia.

Kondisi ini akan membawa pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali yang sebagian besar bergerak di bidang pariwisata. Menurutnya, faktor keamanan menjadi faktor utama untuk menarik kunjungan wisatawan.

Diungkapkannya, banyaknya kunjungan wisatawan menjadi tantangan bagi Polri khususnya Polda Bali sebagai penanggungjawab keamanan. Lemahnya pengamanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan dimanfaatkan oleh pelaku transnational crime and organized crime dengan berkedok sebagai wisatawan.

“Pintu masuk Bandara Ngurah Rai harus dijaga dengan ketat. Pembentukan Polres Bandara Ngurah Rai tentu akan membawa dampak yang positif untuk keamanan wilayah Bali dari para pelaku transnational crime and organized crime. Saya berharap kedatangan Tim Study Kelayakan Srena Polri dapat menyetujui terbentuknya Mako Polres dan Polsek di Bandara Ngurah Rai,“ tegasnya. (pl/bpn/tim)