Bupati Jembrana I Putu Artha memantau proyek mall pelayanan publik, Jumat (20/9)
Bupati Jembrana I Putu Artha memantau proyek mall pelayanan publik, Jumat (20/9)
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Proyek-proyek yang dibangun dengan biaya APBD Jembrana, mendapat perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha. Jumat (20/9) Bupati Artha meninjau tiga proyek APBD yang sedang dikerjakan.

Ketiga proyek insfrastruktur yang didatangi Bupati Artha itu yaknipembangunan gedung Sekretariat PKK, Mall Pelayanan Publik dan proyek terminal yang ada di desa Kaliakah.

Saat mengecek proyek lanjutan terminal Negara yang baru di Kaliakah, Bupati Artha melihat ada fasilitas yang kotor. Seperti lantai aula, baik lantai 1 maupun lantai 2, terlihat kotor.

Apalagi ruangan yang ada di lantai 2 digunakan untuk tempat penyimpanan barang dan sekaligus dijadikan tempat istirahat oleh para sopir.

“Saya minta kepada pengawas ketatkan pengawasannya, termasuk masalah kebersihannya. Kalau lantai seperti ini, trus siapa nanti yang membersihkannya,” tegasnya.

Artha juga meminta kepada Direktur CV Sunia Ghoda Putu Gede Asrama yang menggarap proyek terminal itu agar fasilitas umum yang sekaligus nanti akan digunakan oleh masyarakat umum yang berasal dari semua lapisan dijaga kebersihanya.

“Saya harap jaga kebersihannya dan lakukan upaya segera untuk menindaklanjuti,” pintanya.

Dari semua proyek yang dipantau, Bupati Artha menekankan kualitas pengerjaaan sebagai harga mati. Pasalnya, selama ini Ia masih melihat, sebagaian proyek yang dikerjakan oleh pihak kontraktor masih belum maksimal.

“Sisi kualitas dari proyek yang dikerjakan kontraktor saya lihat perlu ditingkatkan karena belum optimal.Kerjakanlah sesuai dengan spek yang ada. Saya ingin sisa waktu kepimpinan lagi setahun ini saya ingin melihat proyek yang memang benar-benar berkualitas dan menjadi kebanggaan masyarakat Jembrana,” tegasnya.

Artha juga mengigatkan target penyelesaian proyek khususnya pembangunan gedung Sekretariat PKK dan Mall Pelayanan Publik yang baru rampung rata-rata 20 persen.

Pembangunan gedung sekretariat PKK dengan nilai kontrak sebesar Rp. 2. 110.123.922 dengan batas waktu penyelesaian 120 hari kalender. Sedangkan proyek pembangunan Mall pelayanan publik dengan batas waktu 110 hari kalender dengan nilai kontrak Rp.5.403.181.000 sampai saat ini juga telah rampung 20 persen.

“Saya minta kepada kontraktor agar memperhatikan waktu dan selalu jaga kualitasnya,” imbuhnya.

Selain kedua hal tersebut, Bupati Artha menegaskan, agar benar-benar mengerjakan proyek sesuai dengan Spek yang ada. “Prinsipnya saya minta dengan tegas agar proyek yang dikerjakan itu benar-benar berkwalitas dan bisa dibanggakan oleh warga masyarakat, “ungkapnya.(nom/bpn/tim)