Bupati Buleleng saat melaksanakan peninjauan proyek pasar Banyuasri, Senin (6/7/2020)
Bupati Buleleng saat melaksanakan peninjauan proyek pasar Banyuasri, Senin (6/7/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Pembangunan pasar rakyat Banyuasri terus di genjot pengerjaannya di tengah pandemi covid 19.

Senin (6/7/2020) Bupati Buleleng, Putu agus Suradnyana, ST dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, ST.,MM meninjau langsung pengerjaan proyek Revitalisasi Pasar Banyuasri.

Peninjauan dilakukan untuk mengecek progress dari proyek serta memberikan beberapa masukan kepada pihak pelaksana.

Dalam kunjungan tersebut Bupati PAS mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti revitalisasi pasar sejak dari penyusunan desain. Pihak Konsultan bahkan sering kali berkonsultasi terkait desain yang dipakai untuk pasar.

Mulai dari sirkulasi, volume, dan sanitasi. Sampai dengan parkir di lantai tiga yang sudah masuk ke dalam perencanaan. Untuk sisi konstruksi, pihaknya sebagai kepala daerah sudah menyerahkan kepada pemenang tender yaitu PT. Tunas Jaya Sanur.

“Pada saat groundbreaking saya lihat sudah berjalan dengan perencanaan awal dan meyakinkan dengan alat-alat yang lengkap,” ungkapnya.

Lanjut agus menjelaskan pada saat melakukan peninjauan, ada beberapa detail yang menjadi perhatian. Termasuk tingkat kemiringan ram yang diketahui berfungsi sebagai salah satu akses sirkulasi yang ideal pada bangunan komersial.

Hal itu dinilai sudah cukup baik, karena jika terlalu curam akan berbahaya juga ketika sudah mulai beroperasional.

Selain itu, terdapat beberapa masukan yang diberikan salah satunya tingkat kemiringan lantai agar dapat memudahkan proses sanitasi. Kemudian disarankan untuk menambahkan keramik sepanjang 40 centimeter pada kolom strukturnya.

“Pasar ini kan bukan hanya membuka ruangnya saja, tetapi juga mengedepankan faktor kebersihan serta penataan ruang untuk memudahkan proses perawatannya,” sambungnya.

Sementara itu hal senada dikatakan Direktur Utama (Dirut) PT Tunas Jaya Sanur, I Made Budi Admika mengatakan pihaknya mengakui apa yang menjadi rekomendasi dari pihak Bupati memang benar adanya.

Bahkan tingkat kemiringan lantai tiga centimeter tersebut telah dikerjakan sehingga pada saat proses sanitasi, air dapat mengalir dengan lancar. Sehingga seluruh masukan yang diterima dari Bupati yang juga ahli dalam bidang infrastruktur ini tentu akan segera pihaknya ditindaklanjuti.

“Selama berjalan hingga saat ini, kami belum menemukan kendala-kendala yang berarti, kami harap ini berjalan sesuai dengan target,” tutupnya

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments