Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBulelengTodong ABG, Mantan Sopir Diamankan Polsek Kota Singaraja

Todong ABG, Mantan Sopir Diamankan Polsek Kota Singaraja

BULELENG, balipuspanews.com – Seorang sopir freelance berinisial AS,42, asal Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) diamankan Polsek Kota Singaraja setelah diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di Wilayah Pantai Penarukan, Kelurahan Penarukan, Buleleng dengan dua orang korban.

Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja, AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan, curas terjadi dua kali dengan tersangka yang sama. Kejadian tersebut terjadi Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 22.00 WITA dengan korbannya anak berusia 16 tahun yang ketika itu bermain dipinggir pantai dan didatangi tersangka dengan mengaku sebagai petugas keamanan.

Perbuatan yang sama kembali dilakukan oleh tersangka, namun kali ini korbannya anak usia 17 tahun dimana saat itu Rabu (4/1/2023) sekitar pukul 22.00 WITA korban sedang nongkrong di pinggir pantai bersama temannya dan ditangani tersangka mengaku sebagai petugas keamanan.

“Pelaku membawa senjata tajam jenis sabit langsung mengancam serta meminta korban menyerahkan barang-barang berharga yang dibawa. Bahkan kedua korban juga diminta menanggalkan pakaian sampai telanjang bulat untuk memuluskan aksi tersangka,” ungkap AKP Gede Darma saat ditemui, Selasa (31/1/2023).

BACA :  Terseret Arus Saat Berenang, Pengunjung Pantai Tewas

Adapun barang-barang berhasil dirampas tersangka yakni handphone merek Oppo Type A31 seharga Rp 3 Juta, handphone merek Oppo A11K dan uang tunai Rp 30 ribuan. Usai kejadian tersebut kedua korban akhirnya melapor ke Polsek Kota Singaraja agar bisa diproses lebih lanjut.

Tindakan penyelidikan serta penyidikan pun terus dilakukan secara intensif atas perintah Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Pawan Jaya Negara. Akhirnya polisi berhasil mendapatkan informasi rumah kost pelaku saat salah satu handphone hasil rampasan dari korbannya diaktifkan.

Tersangka pun ditangkap saat berada di rumah kostnya Jumat (27/1/2023) yang terletak di Kelurahan Penarukan, Buleleng langsung dengan barang bukti handphone Merek Oppo A3, handphone merek Oppo A11K, senjata tajam jenis sabit, dan jaket warna hijau.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya yang merampas barang milik korban dengan cara mengaku sebagai aparat dibarengi pengancaman menggunakan senjata tajam untuk dapat menakuti dan mengambil barang-barang milik korbannya.

“Pengakuan tersangka melakukan tindak pidana Curas untuk memiliki barang dan terhadap uangnya dipergunakan untuk keperluan serta kebutuhannya sehari-hari,” imbuhnya yang didampingi Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya.

BACA :  Dengan Tema "Asta Brata" Sangeh Festival 2024 di Ramaikan dengan Parade Gebogan dan Senam Lansia

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 9 Tahun. Kemudian pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular