Selasa, Februari 27, 2024
BerandaBulelengToko Dua Lantai di Desa Banjarasem Ludes Terbakar Diduga Karena Korsleting Listrik

Toko Dua Lantai di Desa Banjarasem Ludes Terbakar Diduga Karena Korsleting Listrik

BULELENG, balipuspanews.com – Sebuah toko dua lantai berukuran 14×12 Meter di Jalan Raya Seririt-Gilimanuk yang berada tepat di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng ludes terbakar pada Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 03.00 WITA. Kuat dugaan kebakaran toko milik Desak Ketut Adnyani, 58, tersebut disebabkan adanya korsleting listrik.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika menyampaikan kronologi awal peristiwa kebakaran toko sekaligus rumah milik Desak Ketut diketahui ketika korban sekitar pukul 03.30 WITA dan anaknya sedang tidur di lantai satu. Kemudian korban terbangun lantaran mendengar suara ledakan serta keributan.

Penasaran korban membuka pintu dan melihat sebagian bangunan warung sudah terbakar serta suara keributan yang didengar adalah warga sekitar yang sedang berusaha untuk membantu memadamkan api.

“Jadi saat terjadi kebakaran korban serta saksi masih posisi tidur. Keduanya baru mengetahui tokonya terbakar saat dengar ledakan dan suara keributan dari luar,” ungkap AKP Darma.

Tidak lama sekitar pukul 04.00 WITA, dua unit mobil truk dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Buleleng pun datang dengan menerjunkan sebanyak 12 orang anggotanya. Akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WITA.

BACA :  Turnamen Tenis Meja Meriahkan Peringatan HUT ke-236 Kota Denpasar

“Api baru bisa dipadamkan sekitar 3 jam kemudian dikarenakan didalam toko terdapat sejumlah barang-barang mudah terbakar seperti gas dan plastik,” imbuhnya.

Kini akibat peristiwa kebakaran bangunan dengan atap seng dan genteng itu, korban diperkirakan menderita kerugian sekitar Rp 300 Jutaan. Kemudian berdasarkan informasi awal penyebab terjadinya peristiwa kebakaran dikarenakan adanya korsleting listrik yang terjadi di dalam toko. Dengan adanya kejadian tersebut korban pun tidak melapor ke pihak berwajib dan memilih mengikhlaskan kejadian yang menimpa bangunan milik mereka.

“Korban menduga kebakaran terjadi karena adanya arus pendek listrik di dalam toko, dan memilih untuk mengikhlaskan semua serta tidak melanjutkan ke proses hukum,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular