Tokoh Golkar Bangli Optimis Paket Bagus Menangkan Pilkada Bangli

Tokoh senior Partai Golkar asal Kintamani, Bangli, I Wayan Mantik
Tokoh senior Partai Golkar asal Kintamani, Bangli, I Wayan Mantik

BANGLI, balipuspanews.com – Tokoh senior Partai Golkar asal Kintamani, Bangli, I Wayan Mantik optimis pasangan yang diusung Golkar, Made Subrata – Kuta Parwatha (Bagus) akan memenangkan Pilkada Bangli 9 Desember mendatang.

“Saya melihat pasangan Subrata- Kuta Parwata ada peluang lebih dari paket lainnya. Saya punya optimisme. Kalau tidak, buat apa mendukung,” ujarnya penuh keyakinan, Rabu (5/8/2020).

Disinggung mesin Golkar bisa solid mendukung paket Bagus karena keduanya adalah “kader PDIP”, Mantik menjawab diplomatis.

“Perbedaan selalu ada. Sekarang bagaimana bisa mengemas agar menjadi kesatuan yang kuat,” sebut Mantik.

Pihaknya yakin, jika komunikasi intens dilakukan kepada semua kader Golkar, mesin politik akan maksimal.

“Kalaupun misalnya saya tidak dilibatkan, saya pribadi tetap pilih calon Golkar. Kalau diajak berkomunikasi tentu lebih maksimal lagi,” katanya sembari tersenyum.

Mantik menambahkan, ada “angin kencang” warga Bangli ingin perubahan ke arah yang lebih baik.

“Intinya ingin Bangli menjadi lebih baik. Masyarakat sudah pintar menilai tentang apa yang dilakukan sebelumnya,”  sebut Mantik.

Ditanya adanya sentiment kedaerahan dari warga Kintamani untuk memenangkan Subrata yang asal Kintamani, Mantik tidak menampiknya.

“Itu pasti. Namun terpenting apa yang bisa diberikan kepada Bangli ketika terpilih,” sebutnya.

Mantik mencontohkan, sektor pertanian hingga pariwisata sangat berpotensi mensejahterakan rakyat Bangli. Misalnya ketika petani pasca panen. Agar harga tidak anjlok, pemimpin harus melakukan langkah strategis agar hasil pertanian petani bisa terjaga dari sisi harga.

“Bagaimana Bangli kedepan ini. Mau dibawa kemana oleh calon yang menang. Saya udah bosan mengemis. Kita punya potensi besar. Kalau mau meningkatkan PAD dari sektor pariwisata ayo kita bangun pariwisata Bangli,” ujar Mantik.

Selama ini kata Mantik, sektor pariwisata hanya dibangun secara wiraswasta. Belum ada langkah nyata pemerintah dalam membangun pariwisata. Pemerintah, kata Mantik, hanya terlihat aktif mengurus kontribusi yang masuk.

PENULIS/EDITOR : Oka Suryawan