sewa motor matic murah dibali

ABIANSEMAL,balipuspanews.com- Subsidi Pemprov Bali yang membedakan status sekolah negeri dengan swasta untuk jengang SMA – SMK mendapat perhatian serius dari pengamat pendidikan Kabupaten Badung Dr, Drs I Made Gde Putra Wijaya, SH, Msi.

Wijaya mencontohkan, tahun pelajaran 2017- 2018 dana pendampingan untuk sekolah swasta tingkat SMA- SMK tidak ada. Padahal, dana tersebut sangat membantu sekolah untuk meringankan biaya pendidikan siswa. Hal itu disampaikan Wijaya saat merayakan hari jadinya ke – 59, Rabu ( 20/2/2019)

“ Jangan sampai ada dikotomi antara sekolah swasta dan negeri. Pemerintah jangan menganaktirikan sekolah swasta. Pada hakikatnya, siswa yang belajar disekolah swasta maupun negeri adalah warga negara republik Indonesia. Mereka  memiliki hak yang sama mendapatkan pendidikan,” tohoknya.

Pria kharismatik itu menegaskan, subsidi pemerintah sangat membantu meringankan biaya sekolah. Menurutnya, justru di sekolah swastalah sebenarnya subsidi diberikan. Pasalnya, dengan diberikan subsidi, pemerintah bisa mengendalikan sekolah swasta agar tidak memungut pungutan terlalu berlebihan.

“Saya berharap banyak adanya  subsidi pendidikan dari pemerintah tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta. Khususnya sekolah SMA/ SMK sejatinya pendidikan tidak mungkin  tanpa dana, dengan diberikan subsidi tentu dapat meringankan beban orang tua, pemerintah lah yang harusnya memberi subsidi,” harapnya.

Lebih lanjut dirinya berterimakasih kepada beberapa kabupaten/kota dan Provinsi yang telah selama ini memberi subsidi kepada sekolah.

“Beberapa tahun lalu,  subsidi sekolah SMA /SMK di Bali sempat hilang, tidak ada beasiswa maupun subsidi sedikitpun retutama swasta,” bebernya.

Menyongsong tahun ajaran baru, lanjut Putra Wijaya, 2019-2020, dirinya berharap  Gubernur Bali yang mempunyai komitmen terhadap pendidikan, agar bisa memberikan subsidi baik sekolah Swasta maupun Negeri.

“Pengaruh subsidi besar sekali. Apabila sudah ada subsidi dari pemerintah , sekolah- sekolah bisa di wajibkan untuk tidak menaikkan SPP,”sebutnya memberi alasan.

Kenaikan SPP disekolah swasta menurutnya tidak terelakan jika subsidi dari pemerintah provinsi tidak ada. Hal ini disebabkan belanja sekolah untuk menunjang proses pembelajaran yang lumayan tinggi.  (bud/bpn/tim).

 

 

 

Tinggalkan Komentar...