TPA Temesi Kembali Terbakar, Dikerahkan Damkar dari 3 Kabupaten guna Padamkan Api
TPA Temesi Kembali Terbakar, Dikerahkan Damkar dari 3 Kabupaten guna Padamkan Api ran TPA Temesi, Selasa (3/9/2019). - Foto: Ketut Catur Kusumaningrat.
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, balipuspanews.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA, red) Temesi kembali terbakar, Selasa (3/9/2019). Untuk mencegah terjadinya perluasan area kebakaran, Damkar Kabupaten Gianyar yang bekerjasama dengan Damkar Badung, Damkar Bangli, dan Damkar Klungkung menerjunkan total 6 mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Adapun 3 unit mobil dari Damkar Gianyar, dan masing-masing satu unit mobil dari Damkar Badung, Bangli, serta Klunglung.

“Kami meminta bantuan dari Damkar Bangli, Klungkung, serta Badung untuk madamkan api, total 20 personel yang diterjunkan,” Kata Kasatpol PP serta Damkar Kabupaten Gianyar I Made Watha.

Disebutkan Watha bahwa kebakaran ini terjadi kembali akibat zat metan dari sampah yang terpapar panasnya sinar matahari. “Ini disebabkan zat metan dari sampah,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Damkar Gianyar, BPBD Provinsi Bali, serta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali untuk menanggulangi dampak bencana kebakaran tersebut.

“Kita sudah langsung melakukan koordinasi dengan beberapa pihak seperti BPBD Provinsi Bali, Dinas PU, Damkar, Dinkes, serta beberapa instansi terkait lainnya,” ucapnya.

Dilanjutkan mantan Lurah Samplangan ini bahwa langkah kedepannya pengurangan penggunaan sampah harus dilakukan, khususnya sampah rumah tangga. Di beberapa Desa juga sudah dilakukan tahap persiapan tempat pembuangan sampah.

“Langkah kedepan tentu harus mulai ada pengurangan volume produksi sampah, mulai dari rumah tangga, beberapa desa sudah mulai persiapan membangun tps 3r kerjasama dengan yayasan bumi sasmaya,” ungkapnya.

Disebutkan pula bahwa DLH telah bekerjasama dengan Suharti Fundasion Bali Investama Teknologi serta peranan pemuda dan desa untuk mengurangi volume sampah.

“Juga dengan suharti foundasion bali investama teknologi sedang dalam proses ada juga desa yang membangun bank sampah secara mandiri menggunakan dana desa, ada juga bahkan yang membangun bank sampah secara mandiri bahkan penggeraknya dari kalangan pemuda,” pungkasnya.(catur/bpn/tim).