Tradisi Kuningan, DPK  Peradah Klungkung  “ NGEJOT”
Kegiatan Peradah Klungkung ngejot bagi warga kurang mampu di Klungkung

SEMARAPURA,balipuspanews.com – DPK Peradah Indonesia Cabang Klungkung melakukan tradisi Ngejot.

Menurut Ketua DPK Peradah Indonesia cabang Klungkung  Gde Arya Juniarta menyatakan kegiatan kemanusiaan “ Ngejot” ini digelar sebagai wujud kepedulian gennerasi muda Hindu yang tergabung dalam wadah DPK Peradah Indonesia cabang Klungkung ini,sebagai rasa kepedulian Peradah dengan warga yang secara ekonomi kurang mampu.

“ Kita sebagai generasi muda Hindu yang tergabung dalam wadah DPK Peradah Indonesia cab Klungkung ingin berbagi kepada warga yang kurang mampu agar mereka bisa ikut bersama sama kita dalam merayakan menyambut hari raya Galungan dan Kuningan sebagai wujud kemenangan Dharma melawan Adharma,”terang Juniarta.

Bantuan asih punia Ngejot Peradah Klungkung ini mengawali menemui warga yang kurang mampu di wilayah kemoning ,Kelurahan Semarapura Klod atas nama Sang Ketut Kari umur 50 tahun, pekerjaan petani. Dia memiliki seorang  Istri bernama  Sang Ayu Made Sadri umur 45 tahun. Saat ini keluarga Sang Ketut Kari ini sedang menjalani operasi tumor yang mehnyerang  pada bagian tenggorokan. Sang Ketut Kari hidup bertiga bersama istri dan seorang anak perempuannya dalam kondisi memprihatinkan.

Sebagaiwujud kepedulian DPK Peradah Indonesia Cab Klungkung menyampaikan asih punia berupa sembako kepada keluarga Sang Ketut Kari.

“ Saya sangat bertrimakasih atas kepedulian adik adik Peradah kepada kami sekeluarga,”Ujar Sang Ketut Kari bahagia. Pada kesempatan itu lurah semarapura klod  I Ketut Mana,juga ikut peduli menyumbang beras kepada warganya.

Sementara sasaran kedua Pengurus  DPK Peradah Indonesia Klungkung menemui  warga kurang mampu di Jalan Srikandi 4,Desa  Kamasan,KLungkung . Disini sasaran Ngejor punia asih ini menyasar warga atas nama Nengah Siti (65). Bu Siti ini sehari hari  pekerjaannya sebagai  pedagang canang.

Dia menghidupi anak bersama seorang anak menantu serta 3 orang cucunya. Dimana salah satu cucunya Ar (3tahun) sedang dirawat di rumah sakit karena mengalamin bencana naas,patah tulang pada bagian kaki karena tertimpa beton.Ditempat ini Peradah juga memberikan bantuan sembako berupa  kebutuhan pokok  beras, telor, minyak goreng, kopi gula seadanya untuk meringankan beban kehidupan keluarga ini.

Sasaran ketiga berikutnya DPK Peradah Indonesia,Klungkung menyasar warga kurang mampu atas nama Ni Wayan Karniti (50) alamat dusun Kangin,Desa  selisihan, Klungkung.

Karniti kesehariannya pekerjaannya sebagai  petani. Namun yang membuat miris yang hadir adalah dia hidup berusaha seorang diri tanpa ada keluarga yang lain,karena orang tua mereka  sudah meninggal semuanya. Bantuan asih punia Peradah diberrikan berupa sembako seadanya sebagai wujud kepedulian DPK Peradah Idnonesia,Klungkung.Kelian KBD selisihan Banjar Kangin I komang Suardana juga ikut urunan memberikan bantuan kemanusiaan.

Menyikapi kegiatan Peradah Ngejot ini ,Ketua KNPI Klungkung sebagai induk organisasi Pemuda di Klungkung Anak Agung Indra Prayoga ditemui Jumat(28/2) menyambut baik kegiatan positif ini karena sebagai generasi muda Hindu ada program mulia peduli warga kurang mampu yang dikemas dalam program

“ Peradah Klungkung ngejot”. “ Kegiatan positif ini agar bisa dilaksanakan secara kontinyu karena akan membuat citra generasi muda Klungkung menjadi contoh tauladan yang positif bagi warga Klungkujng kesluruhan,”Ujar Indra Prayoga angkat jempol. (Roni/BPN/tim)