Negara, balipuspanews.com – Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk, seorang ayah tewas dan anak luka parah ketika terlindas truk.
Korban I Nengah Sedana,49, warga lingkungan Pancar Dawa, Pendem, Jembrana meregang nyawa dan putrinya Ni Putu Ayu Swandewi,15, luka parah akibat dilindas bus antar kota antar provinsi (AKAP).
“Lukanya parah, Sedana meningal dunia. Sementara anaknya masih dalam perawatan intensif,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana.
Menurut Sukadana kecelakaan yang menyebabkan satu korban jiwa dan satu luka parah itu akibat karena kurang hati hatinya pengemudi Bus saat mendahului pada persimpangan dan tidak memperhatikan sepeda motor didepanya. “Sopir bus sudah diamankan untuk proses selanjutnya,” pungkasnya
Seperti diketahui kecelakaan maut diduga akibat aksi ugal-ugalan sopir bus AKAP saat mendahului kendaraan lain itu terjadi sekitar pukul 06.30 wita.
Awalnya sepeda motor Yamaha Mio DK 3916 WT yang dikendarai Swandewi dengan membonceng ayahnyta Nengah Sedana, melaju dari arah barat didepan bus AKAP Panorama AB 7732 JN yang dikemudikan Tengku Dolly Fariandri,53, asal Kelurahan Bener, Tegal Rejo, Yogyakarta.
Setibanya di kilometer 93 jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk diwilayah desa Dangin Tukadaya, Jembrana, saat memasuki persimpangan bus Panorama tanpa memperhatikan sepeda motor didepanya lalu mendahului kendaraan lain yang tidak dikenal. Akibatnya sepeda motor yang dikendarai Swandewi tersenggol lalu terjungkal. Pengendara dan yang diboceng terpental.
Apes dialami Sedana dimana dia terpental dan masuk ke bawah bus persis dilintasan roda bus belakang kiri dan tanpa bisa dihindari pangkal paha kananya terlindas bus. Warga yang melihat kecelakaan tersbeut kemudian berusaha menolong ayah dan anak itu.
Sedana yang mengalami luka parah yakni pangkal paha kananya hancur dan sebagian tubuhnya mulai dari wajah kanam dan dada terkelupas, serta Swandewi yang mengalami pendarahan dari telinga kemdian dilarikan ke UGD RSU Negara



