Pemerkosaan (ilustrasi)
Pemerkosaan (ilustrasi)

SANUR, balipuspanews.com -Kasus pemerkosaan yang terjadi di penginapan dekat Family MM Sanur, pada Rabu (15/5) malam, dialami seorang perempuan berinisial DPT (18). Korban yang tinggal diseputaran Jalan Mekar Pemogan Denpasar Selatan itu mengaku sebelum diperkosa, dirinya dicekik dan dianiaya pelaku berinisial DD di kamar penginapan.

Kasus pemerkosaan ini terungkap setelah korban melaporkannya ke Unit PPA Polresta Denpasar, malam setelah kejadian. Dari penuturan ke Polisi, korban tidak terima diperkosa oleh pelaku DD yang baru saja dikenalnya.

sewa motor matic murah dibali

Korban kenalan dengan pelaku DD melalui chatingan dan mengajaknya pergi ke suatu tempat. “Ternyata tempat itu di sebuah penginapan di dekat Family MM Sanur,” bisik sumber dilapangan, Minggu (19/5).

Setelah tiba dilokasi penginapan, pada Rabu (15/5) sekitar pukul 19.30 Wita, korban awalnya menolak masuk ke dalam kamar. Perempuan yang tinggal diseputaran Jalan Mekar Pemogan Denpasar Selatan ini berontak dan akan pergi dari TKP tersebut. Namun pelaku tidak terima dan memaksanya masuk ke dalam kamar. “Pelaku memaksa korban masuk ke dalam kamar dan pakaiannya dilucuti,” terang sumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan ini.

Tidak terima dirinya ditelanjangi, perempuan ini pun berteriak, namun mulutnya langsung dibekap oleh pelaku. Tragisnya, pelaku mencekik dan memukul muka, tangan dan perut korban agar diam jangan berteriak. Dibawah ancaman, korban tak perdaya dan akhirnya diperkosa oleh pelaku yang terdeteksi tinggal diseputaran Jalan Kampial Blok 7 ANTV Kuta Selatan ini. “Korban mengaku dicekik dan dipukuli pelaku hingga diperkosa di dalam kamar,” beber sumber.

Setelah memperkosa korban, pelaku DD pergi meninggalkan korban didalam kamar. Malam itu juga, korban melaporkannya ke Unit PPA Polresta Denpasar. Polisi yang menyelidiki kasus tersebut menyelidiki TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Namun hingga berita ini diturunkan, pelaku DD belum tertangkap. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan belum memberikan komentar terkait kejadian. PL

Tinggalkan Komentar...